Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Hasyim: OPD Pemko Medan Jangan Ragu Laksanakan Penggunaan APBD
Search
Jumat 22 November 2019
  • :
  • :

Hasyim: OPD Pemko Medan Jangan Ragu Laksanakan Penggunaan APBD

Starberita – Medan, Ketua sementara DPRD Kota Medan, Hasyim, mengimbau sekaligus meminta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemko Medan untuk tidak  ragu-ragu dalam melaksanakan penggunaan APBD sesuai dengan yang telah disahkan.

“Jangan takut, selama mengikuti peraturan agar pembangunan tidak terhambat,” ucap Hasyim kepada wartawan di DPRD Kota Medan, Jumat (18/10/2019) menyikapi kasus hukum yang menjerat Walikota Medan.

Hasyim berharap, kasus hukum yang menjerat Walikota Medan juga tidak menggangu jalannya roda pemerintahan di Kota Medan. “Termasuk jalannya program kerja yang telah ditampung dan disahkan di APBD 2020,” katanya.

Hasyim mengaku, prihatin atas masalah hukum yang menjerat Walikota Medan. “Saya sempat terkejut dan tidak percaya saat pertama kali mengetahui masalah ini dari media,” katanya.

Hasyim mendoakan agar Walikota Medan tabah menghadapi masalah yang dihadapi. “Saya yakin, beliau (Walikota Medan, red) dapat menjalani semua proses hukum. Kita berharap kedepan hal seperti ini tidak terulang lagi di Kota Medan,” ujar Hasyim.

Agar kejadian serupa tidak terulang, Hasyim, menyarankan agar di jajaran Pemko Medan melakukan reformasi birokrasi yang dibarengi dengan revolusi mental. “Hal ini harus jadi prioritas dilaksanakan, agar ASN Pemko Medan tidak lagi tersangkut dengan masalah hukum,” katanya.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Medan pada, Selasa (15/10/2019) malam mengamankan Walikota Medan serta 6 orang lainnya dalam kasus dugaan suap.

Bahkan, dalam OTT tersebut, KPK juga mengamankan uang tunai sebesar Rp200 juta. Saat ini, KPK telah menetapkan 3 orang diantaranya sebagai tersangka dalam kasus ini. (sbc-02)

 

 

 




Tinggalkan Balasan

error: