Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Kurang Tidur Bisa Picu 5 Penyakit Ini
Search
Sabtu 7 Desember 2019
  • :
  • :

Kurang Tidur Bisa Picu 5 Penyakit Ini

Starberita – Jakarta, Geng Sehat pasti pernah mengalami kurang tidur. Kurang tidur ini bisa dipicu karena berbagai alasan. Ada yang karena begadang mengerjakan tugas kuliah, tugas kantor, atau alasan lainnya. Ada juga yang kurang tidur karena memiliki masalah tidur seperti insomnia. Ada akibat datau dampak kurang tidur bagi kesehatan yang harus Kamu tahu.

Jam tidur malam yang tidak cukup ini akan terasa keesokan harinya. Kamu akan merasa lemas, kurang fokus, kurang bersemangat, atau mood yang tidak bagus sehingga jadi lebih sensitif.

Akan tetapi, dampak negatif dari kurang tidur tidak hanya itu saja lho Gengs. Jika Kamu terus begadang dalam jangka waktu yang panjang, ternyata dapat berimbas pada masalah kesehetan. Tidak main-main, risiko yang mengintai pun bisa masalah penyakit kronis.

Dampak Kurang Tidur Bagi Kesehatan

Inilah beberapa dampak kurang tidur bagi kesehatan yang bisa Kamu cegah dengan membiasakan tidur cukup 8 jam sehari:

1. Kesehatan kulit

Kurang tidur akan mengubah metabolisme tubuhmusehingga langsung berdampak nyata pada kulit, rambut, dan kuku. Tubuhmu akan terlihat tua lebih cepat karena kulit mudah keriput dan kendur. Selain itu, kulit wajah yang lebih sensitif juga menjadi lebih rentan terkena berbagai masalah. Seperti jerawat, kusam, dan kantung mata yang menghitam.

  1. Maag dan GERD

Selain karena pola makan, maag dan GERD juga dipicu karena kurangnya tidur di malam hari secara terus-menerus. Saat malam hari, sistem pencernaan akan terus bekerja dan menghasilkan asam lambung. Apabila waktu tidurmu dengan saat terakhir kali makan terpaut cukup jauh, maka sangat mungkin untuk memicu maag karena proses tersebut terganggu.

Begadang juga biasanya membuat Kamu merasa lapar saat tengah malam. Nah, kebiasaan ngemil ini kemudian mengacaukan jadwal sistem pencernaan. Seharusnya organ pencernaan menyiapkan energi untuk esok hari, tetapi malah terpaksa bekerja mencerna makanan. Hasilnya, asam lambung jadi naik atau GERD dan membuatmu semakin sulit untuk tidur.

3. Menurunnya Kemampuan Berpikir

Selain kesulitan berkonsentrasi, kurang tidur yang berimbas meningkatkan kecemasan yang berakibat pada depresi dan gangguan mental. Meurut penelitian, seseorang yang setiap malam tidur kurang dari 4.5 jam, cenderung memiliki emosi tidak stabil yang mengakibatkan mudah marah, sedih, dan stres.

Tidak hanya itu saja, secara perlahan otak akan kehilangan kemampuan mengingat dan Kamu akan berakhir menjadi seseorang yang pelupa.

4. Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi atau disebut juga impotensi adalah gangguan seksual yang kerap dialami kaum pria yang ditandai dengan ketidakmampuan organ vital mereka untuk ereksi saat berhubungan intim. Disfungsi ereksi ini disebabkan kerusakan saraf dan pembuluh darah yang dipicu oleh perilaku gaya hidup tak sehat bertahun-tahun. Salah satunya pola tidur yang tidak teratur.

Harry Fisch, seorang ahli urologi menjelaskan bahwa kurang tidur membuat kadar tertosteron dalam darah berkurang dan tubuh kesulitan untuk memproduksinya. Jadi, selain kualitas  ereksi, kurang tidur juga berimbas terhadap gairah seks yang rendah.

  1. Resiko Diabets, Jantung, dan Hipertensi

Kurang tidur tidak hanya berimbas pada energi keesokan harinya Gengs. Tetapi, banyak penyakit berbahaya mengintai seperti diabetes, jantung, dan hipertensi. Saat Kamu kurang beristirahat, maka tekanan darah akan meningkat setiap kali bangun tidur yang disebut hipertensi.  Jika dibiarkan terus menerus, bisa menyebabkan masalah kardiovaskular sehingga risiko penyakit jantung pun meningkat.

Kurang tidur juga akan mengganggu penyerapan glukosa di dalam tubuh yang memicu diabetes tipe 2. Dikutip dari Healthy Sleep, sesorang yang jam tidurnya kurang dari 8 jam per malam, penyerapan glukosa dalam tubuh menjadi sangat lambat.

Untuk mengganti kurangnya tidur di malam hari tidak bisa dilakukan dengan tidur lama di waktu siang lho Gengs. Satu-satunya cara adalah dengan  mengatur kembali pola tidur yang baik. Cobalah untuk menambah waktu tidur satu jam setiap malam. Lakukan secara berkala, dengan begitu Kamu akan mendapatkan waktu tidur normal secara perlahan. (sbc-02/gsc)

 




Tinggalkan Balasan

error: