Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Jangan Salah, Ini Beda Intoleransi & Alergi Makanan
Search
Kamis 12 Desember 2019
  • :
  • :

Jangan Salah, Ini Beda Intoleransi & Alergi Makanan

Starberita – Jakarta, Alergi makanan dan intolerilah sbansi makanan memang memiliki gejala yang hampir serupa, yaitu mengalami reaksi tertentu di dalam tubuh ketika mengonsumsi satu jenis makanan. Padahal, alergi makanan berbeda dengan intoleransi makanan.

Apa perbedaan antara alergi makanan dan intoleransi makanan? buat kamu yang masih bingung, yuk cari tahu perbedaanya!

Alergi makanan disebabkan karena reaksi sistem kekebalan yang memengaruhi beberapa organ tubuh. Alergi makanan dalam beberapa kasus bisa sampai parah dan bahkan mengancam nyawa.

Gejala reaksi alergi makanan umumnya terlihat pada kulit, seperti gatal-gatal, gatal, atau bengkak, gejala gastrointestinal dapat berupa muntah dan diare, gejala pernapasan dapat menyertai gejala kulit dan pencernaan.

Jika kamu memiliki alergi terhadap beberapa makanan, ada baiknya menghindari makanan tersebut dan pastikan selalu membawa obat darurat.

Intoleransi makanan
Berbeda dengan alergi makanan, Intoleransi makanan umumnya tidak serius dan hanya sebatas pada masalah pencernaan. Jika kamu memiliki intoleransi pada makanan-makanan tertentu, kamu masih bisa menikmati makanan tersebut dalam porsi kecil agar tidak menganggu sistem pencernaan.

Penyebab intoleransi makanan

(Irritable bowel syndrome) Kondisi ini dapat menyebabkan sembelit, kram, dan diare. Sensitivitas terhadap bahan tambahan pada makanan sulfit atau bahan kimia yang digunakan untuk mengawetkan buah-buahan kering dan juga makanan kaleng yang dapat memicu serangan asma, kemudian stres dan psikologis

Jadi jika kamu merasakan adanya reaksi setelah makan makanan tertentu, sebaiknya kamu harus menemui dokter untuk menentukan apakah itu alergi makanan atau intoleransi makanan. Alergi makanan perlu ditanggapi dengan serius karena dapat menyebabkan reaksi yang mengancam jiwa (anafilaksis), sehingga membutuhkan perawatan darurat. (sbc-02/okz)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: