Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Mengungkap Manfaat Daun Keji Beling
Search
Jumat 22 November 2019
  • :
  • :

Mengungkap Manfaat Daun Keji Beling

Starberita – Jakarta, Indonesia memang kaya akan obat herbal. Bahkan, banyak obat herbal yang sebenarnya merupakan tanaman liar dan sangat mudah ditemukan. Salah satunya, daun keji beling. Manfaatnya yang paling populer adalah sebagai obat alami penyakit diabetes. Tapi, masih adakah manfaat lainnya?

Namun, sebelum membahas lebih lanjut tentang manfaat daun keji beling untuk mengatasi diabetes, perlu diketahui terlebih dahulu bahwa tanaman ini sebenarnya masih satu keluarga dengan tanaman sambiloto.

Daun keji beling berasal dari Madagaskar, tetapi penyebarannya sudah sampai ke Indonesia. Kini, tanaman liar ini sudah sering dijadikan obat herbal dalam bentuk puyer atau kapsul.

Pembuatan obat herbal dari daun keji beling tentu bukan tanpa alasan. Daun yang memiliki nama lain pecah beling ini mengandung vitamin C, vitamin B1, vitamin B2, serta kafein.

Menurunkan kadar gula darah tanpa efek hipoglikemia

Sebuah penelitian dari Universitas Putra Malaysia yang diterbitkan dalam Plant Foods for Human Nutrition tahun 2013 melaporkan bahwa penurunan gula darah terjadi pada tikus percobaan yang diberikan teh dari daun keji beling. Teh daun tersebut ada yang sudah difermentasi dan ada juga yang tak difermentasi.

Setelah 21 hari, tikus-tikus yang kadar gula darahnya terlampau tinggi (hiperglikemia) dan telah diberi teh daun keji beling fermentasi, berhasil mengalami penurunan gula darah ke angka yang ideal.

Sementara, tikus-tikus yang sedari awal kadar gula darahnya normal, meski minum teh tersebut, kadar gula darahnya tidak menurun secara drastis.

Dengan demikian, teh daun keji beling yang telah difermentasi dapat menurunkan kadar gula darah yang terlalu tinggi tanpa memberikan efek samping berupa hipoglikemia.

Menurunkan kadar kolesterol

Di saat yang sama, daun keji beling juga berhasil menurunkan kadar kolesterol pada tikus percobaan. Penurunan kolesterol pada tikus yang diabetes tersebut terjadi di hari ke-7.

Adanya penurunan gula darah dan kolesterol dipicu oleh kandungan antioksidan daun keji beling yang tinggi sekaligus polifenol. Zat tersebut tak cuma mampu melindungi tanaman dari bahaya, tapi juga dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Sayangnya, tikus diabetes yang diberikan teh daun keji beling yang tak difermentasi memberikan hasil yang kurang memuaskan. Setelah meminumnya, kadar gula darah pada tikus diabetes memang menurun. Namun, kadar kolesterol hewan pengerat itu justru meningkat.

Mempercepat proses penyembuhan luka diabetes

Selain dapat menurunkan gula darah dan kolesterol secara bersamaan, ternyata daun keji beling juga berkhasiat dalam mempercepat proses penyembuhan luka diabetes.

Percobaan dilakukan dengan mengobati tikus diabetes yang memiliki luka sayatan sepanjang 2 cm menggunakan ekstrak daun keji beling, ekstrak daun akasia, etanol, dan gel intrasit.

Hasilnya, luka tersebut baru sembuh ketika diberikan salep dengan ekstrak daun keji beling. Daun ini ternyata dapat memicu produksi kolagen, sehingga pembentukan jaringan kulit baru lebih mudah terjadi.

Sumber antioksidan pencegah segala penyakit

Selama ini, mungkin Anda mengenal teh hijau dan teh hitam sebagai minuman dengan kadar antioksidan yang sangat tinggi.

Hal tersebut memang benar, tapi peringkat selanjutnya ternyata diisi oleh teh yang terbuat dari daun keji beling. Sebab, daun ini mengandung antioksidan penting, seperti polifenol, flavonoid, karekin, alkaloid, serta tanin.

“Antioksidan merupakan zat yang dapat mengeliminasi radikal bebas dari tubuh,” kata dr Dyan Mega Inderawati. Beberapa sumber oksidan yang bisa dieliminasi, antara lain polusi udara, asap rokok, dan alkohol.

Semakin sering Anda mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung banyak antioksidan, maka risiko untuk terkena penyakit kanker, penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah), penurunan fungsi penglihatan, dan penurunan daya ingat kronis akan semakin rendah.

Itulah manfaat daun keji beling untuk kesehatan. Walau berdasarkan penelitian di atas dapat mengatasi masalah diabetes, tapi ingat, peneliti baru melakukannya pada tikus dan belum pada manusia. Jadi untuk sekarang ini, Anda tak disarankan untuk mengonsumsinya secara berlebih. Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan dari dokter, lebih baik berkonsultasi dulu sebelum mengonsumsi daun ini agar tak terjadi kontradiksi. (sbc-02/kdc)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: