Search
Minggu 9 Agustus 2020
  • :
  • :

Gubsu Kembali Rotasi Tiga Pejabat Eselon III

Starberita – Medan, Gubsu, Edy Rahmayadi kembali merotasi 3 orang pejabat administrator atau eselon III dilingkungan Pemprovsu, Rabu (9/10/2019). Pengambilan sumpah dan janji jabatan tersebut terkesan mendadak, sebab sebelumnya tak pernah ada informasi terkait pelantikan pejabat eselon III tersebut.

Aadapun ketiga pejabat yang dilantik adalah Abdullah Khair Harahap, dari Kepala Bidang Mutasi dan Pensiun Badan Kepala Daerah (BKD) Sumut, dirotasi menjadi Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut, Damar Wulan dari Kepala Bagian Penataan dan Pendapatan Daerah Biro Otonomi Daerah dan Kerjasama Setdaprovsu dirotasi ke Kepala Bidang Mutasi dan Pensiun Badan Kepala Daerah (BKD) Sumut, dan Ahmad Rasyid Ritonga dari Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut dirotasi ke Kepala Bagian Penataan dan Pendapatan Daerah Biro Otonomi Daerah dan Kerjasama Setdaprovsu.

Usai melantik ketiganya, Edy yang ditemui sejumlah wartawan menegaskan bahwa pelantikan itu bukanlah tiba-tiba. Karena menurutnya, pelantikan tersebut merupakan bagian dari penataan dan pembinaan pejabat untuk bekerja mewujudkan Sumut bermartabat.

Khusus kepada Abdullah Khair, Edy memberi tugas khusus untuk membantunya dalam meningkatkan kualitas kinerja di lingkup Satpol PP. Lebih spesifiknya dia menugasi Khair untuk menuntaskan penambahan Satpol PP menjadi 500 personil. Bahkan, sebut Edy, lebih tepat jumlahnya 1 batalyon atau 747 orang.

Edy pun menjelaskan bahwa penambahan jumlah Satpol PP itu mendesak untuk dilakukan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan dalam kaitan terhadap pelayanan pemerintah terhadap rakyat, termasuk penegakan peraturan daerah. Terlebih hingga saat ini pertambahan personil Satpol PP tersebut belum tuntas-tuntas.

“Jadi kalau itu sudah beres, nanti kita tarik lagi dia. Dia (Khair) yang masuk kesitu, segera diselesaikannya. Diakan eselon III, dan melaksanakan itu karena memang tugasnya. Karena itu spesifik untuk personilnya,” sebut Edy.

Sementara itu, Abdullah Khair yang diwawancarai menyatakan bahwa dirinya siap melaksanakan perintah yang diberikan Gubernur kepadanya.

“Sudah pas itu yang dikatakan Pak Gubernur. Kita selaku bawahan harus selalu siap melaksanakan perintah dan mewujudkan harapan pimpinan,” ucapnya singkat. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: