Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Mitos atau Fakta, Penderita Hepatitis B Tak Boleh Makan Jeruk?
Search
Selasa 22 Oktober 2019
  • :
  • :

Mitos atau Fakta, Penderita Hepatitis B Tak Boleh Makan Jeruk?

Starberita – Jakarta, Penderita hepatitis B wajib memperhatikan pola makan agar penyakitnya tidak semakin parah. Ada informasi yang menyebutkan bahwa jeruk merupakan buah yang wajib dihindari penderita hepatitis B. Mari buktikan apakah ini hanya mitos belaka.

Seputar hepatitis B dan gejalanya

Hepatitis B adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengan nama yang sama, yaitu virus hepatitis B. Penyakit ini menyebabkan gejala nyeri perut bagian kanan atas, mual, muntah, tidak nafsu makan, dan demam.

Penderita hepatitis B mesti paham betul dengan kondisinya, agar penyakit tidak semakin buruk.

Salah satu hal yang wajib diperhatikan oleh orang yang memiliki hepatitis B adalah pola makan. Dalam hal ini, ada rumor yang mengatakan bahwa penderita sebaiknya tak makan jeruk karena bisa membuat gejala yang dirasakan semakin parah.

Apa yang membuat jeruk menjadikan buah yang buruk bagi penderita hepatitis B?

Anjuran menghindari makan jeruk

Hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa jeruk bisa memperburuk gejala hepatitis B. Sebaliknya, jeruk justru dapat membawa manfaat sehat bila dikonsumsi secara rutin dan pada porsi yang tepat oleh penderita hepatitis.

Jangan lupa, jeruk adalah salah satu anggota keluarga sitrus yang memiliki kandungan vitamin C tinggi. Si kuning ini juga mengandung antioksidan flavonoid yang dapat melawan radikal bebas agar tidak masuk ke tubuh dan mendatangkan penyakit.

Jenis antioksidan ini tidak hanya mampu menangkal radikal bebas, tapi juga membantu tubuh penderita hepatitis B untuk melawan virus yang bersemayam di dalam liver (hati).

Disamping itu, penderita hepatitis B yang mendapatkan asupan antioksidan flavonoid –seperti yang ada pada jeruk, juga diyakini memiliki liver yang lebih kuat dalam menahan serangan yang dihasilkan oleh virus hepatitis B.

Manfaat makan jeruk

Selain baik untuk para penderita hepatitis B, jeruk juga memiliki berjuta manfaat lain yang dapat dinikmati siapa pun. Berikut beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan:

·         Menjaga kesehatan jantung

Jeruk memiliki kandungan nutrisi yang mampu memberikan proteksi terhadap kesehatan jantung.

Oleh karena itu, konsumsi jeruk secara rutin dengan jumlah yang sesuai, mampu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular –seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung dan stroke.

American Heart Association mengatakan bahwa wanita yang mengonsumsi jeruk secara rutin memiliki risiko stroke 19 persen lebih rendah daripada wanita yang tidak mengonsumsi jeruk sama sekali.

·         Menjaga kesehatan kulit

Vitamin C bermanfaat untuk membentuk kolagen yang mempertahankan elastisitas kulit serta melawan radikal bebas. Sebagai manfaatnya, Anda yang sering mengonsumsi jeruk akan lebih awet muda, terhindar dari keriput, dan memiliki kulit yang lebih cerah.

·         Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Jeruk adalah salah satu buah yang mengandung vitamin C dalam kadar yang tinggi. Vitamin C bermanfaat untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sehingga, orang-orang yang rutin konsumsi jeruk menjadi lebih jarang sakit.

·         Menurunkan risiko kanker

Paparan radikal bebas secara berulang dan dalam waktu berkepanjangan dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker.

Untungnya, jeruk dapat membantu menekan risiko tersebut. Hal ini karena jeruk kaya akan antioksidan. Konsumsi buah jeruk adalah salah satu cara termudah untuk mencegah kanker.

Kini Anda sudah tahu fakta di balik rumor mengenai pantang buah jeruk bagi penderita hepatitis B. Meski ini hanya mitos, Anda tetap perlu memperhatikan porsi yang dikonsumsi agar tidak berlebihan. Bukankah sesuatu yang berlebihan tidak baik bagi kesehatan? Bagi Anda penderita hepatitis B, berkonsultasilah pada dokter untuk mengetahui porsi dan pola makan yang aman –termasuk konsumsi buah. (sbc-02/kdc)

 




Tinggalkan Balasan

error: