Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Ini 7 Cara Aman Mengobati Diare di Rumah
Search
Senin 18 November 2019
  • :
  • :

Ini 7 Cara Aman Mengobati Diare di Rumah

Starberita – Jakarta, Bolak-balik BAB lebih dari tiga kali sehari dengan feses yang encer adalah tanda Anda kena diare. Selain itu, gejala lainnya bisa berupa badan lemas, kram perut, dan kembung meski tidak makan. Diare bisa terjadi pada siapa saja, dari anak-anak sampai lansia dewasa sekalipun. Lalu, adakah cara mengatasi diare yang aman di rumah?

Cara mengatasi dan mengobati diare di rumah

1. Minum banyak cairan

Minum banyak cairan menjadi cara mengatasi diare secara alami yang terbukti aman.

Asupan air diperlukan oleh tubuh selama diare karena gejalanya dapat membuat Anda dehidrasi dan kekurangan cairan. Apabila saat diare Anda sampai terkena dehidrasi, akibatnya bisa berisiko parah.

Cara ini penting bagi semua orang yang kena diare, namun perlu lebih ditekankan pada bayi dan anak kecil serta lansia. Bayi, anak kecil, dan lansia adalah kelompok orang yang rentan mengalami dehidrasi.

Sumber cairan terbaik selama Anda sedang sakit diare adalah air putih. Namun, Anda juga bisa minum minuman elektrolit atau cairan oralit yang bisa dibeli di apotek tanpa resep dokter. Cara mengatasi diare dengan oralit bahkan dikatakan lebih efektif daripada minum air saja.

Jika tidak bisa pergi ke luar rumah, Anda bisa membuat cairan elektrolit sendiri dari campuran air, gula, dan garam. larutan ini dapat membantu usus lebih efisien menyerap kelebihan cairan dalam feses. Alhasil, tekstur feses akan lebih padat dan dapat dikeluarkan lebih teratur.

Cairan elektrolit juga penting untuk meningkatkan aktivitas otak saraf, kontraksi otot, dan pembuatan jaringan baru di dalam tubuh Anda.

Selama masih diare, hindari minum minuman yang dapat semakin mengiritasi saluran pencernaan, seperti:

  • Minuman berkafein seperti kopi atau teh
  • Alkohol
  • Minuman berkarbonasi atau minuman bersoda
  • Minuman yang sangat panas

2. Makan makanan sehat rendah serat

Saat diare menyerang, ada baiknya mengonsumsi makanan berkarbohidrat yang rendah serat dengan rasa tawar (hambar; tidak terlalu berbumbu). Ini supaya perut Anda terpicu untuk mual atau mulas akibat rasa yang tawar. Makanan ini juga disarankan karena dapat memberikan energi dan membantu memadatkan tinja.

Cara mengobati diare lewat pola makan yang seperti ini disebut dengan diet BRAT. Diet BRAT dapat membantu menghasilkan lebih banyak feses yang padat. Anda hanya perlu makan:

  • Banana atau pisang
  • Rice atau nasi (nasi merah atau nasi putih)
  • Apple sauce atau saus apel
  • Toast atau roti tawar panggang (tanpa olesan)

Selain empat jenis makanan di atas, ada pilihan makan berserat lain yang mudah didapat dan diolah sebagai cara mengatasi diare di rumah, seperti:

  • Kentang
  • Selai kacang
  • Daging ayam tanpa kulit

Diet BRAT harus dilakukan dengan benar. Cara mengatasi diare dengan diet BRAT hanya boleh dilakukan untuk 2-3 hari saja sampai frekuensi BAB Anda lebih baik.

Diet ini tidak boleh dilakukan terlalu lama karena tidak mengandung nutrisi yang cukup dan seimbang untuk tubuh.

3. Mengonsumsi minuman, makanan, atau suplemen probiotik

Mengonsumsi makanan atau minuman probiotik dapat menjadi cara alami untuk mengatasi diare.

Probiotik adalah bakteri baik yang bermanfaat bagi kesehatan sistem pencernaan. Probiotik berguna mendukung kontraksi usus dan membantu melawan infeksi pada saluran pencernaan.

Probiotik dapat Anda temukan dalam yogurt atau makanan fermentasi lainnya, seperti tape atau kimchi dari Korea.

Anda juga bisa mengonsumsi suplemen probiotik yang dijual di toko obat atau secara online untuk membantu mengobati diare.

4. Hindari makanan yang membuat diare makin parah

Cara mengobati diare agar tidak semakin parah adalah dengan menghindari makanan tertentu.

Makanan yang harus dihindari adalah makanan yang pedas, digoreng, berminyak, dan yang mengandung pemanis buatan (permen, minuman kemasan, dsb). Makanan-makanan ini umumnya tidak bisa dicerna dan diserap dengan baik jika Anda sedang diare. Kopi serta susu dan produk olahannya seperti es krim juga perlu dihindari sampai diarenya sembuh.

Anda juga harus menghindari buah-buahan dan sayuran yang dapat memicu kembung, seperti:

  • Kacang polong
  • Beri
  • Brokoli
  • Kubis
  • Kol bunga
  • Buncis
  • Jagung
  • Sayuran berdaun hijau
  • Kacang polong
  • Paprika

5. Minum teh chamomile

Minum teh chamomile bisa menjadi cara alami untuk mengobati diare yang bisa Anda coba di rumah, ungkap sebuah penelitian dari India.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Medicine Reports ini menunjukkan chamomile dapat membantu mengatasi kembung, sakit perut, dan mual akibat diare. Teh chamomile juga diyakini dapat mempercepat proses penyembuhan diare.

6. Makan dalam porsi kecil

Saat terserang diare, jangan makan dengan porsi yang terlalu banyak. Makan dengan porsi kecil tapi sering menjadi cara mengatasi diare yang aman.

Pasalnya, usus Anda terus dipaksa bekerja ekstra keras selama diare. Apabila Anda menambah beban kerja usus dengan langsung makan banyak, yang ada diare jadi lama sembuhnya.

7. Ke dokter

Cara paling terakhir yang bisa Anda lakukan untuk mengobati diare jika tidak sembuh-sembuh adalah ke dokter. Ketika diare berlangsung lebih dari dua hari, jangan segan-segan untuk langsung berobat ke dokter. Apalagi jika Anda sering kena diare.

Diare yang berlangsung lama atau sering kambuh bisa menjadi salah satu gejala dari kondisi penyakit tertentu. Cara dokter mengatasi diare Anda bisa dengan obat antibiotik atau cairan elektrolit, tergantung dari apa penyebab diarenya.

Perlu diperhatikan, Anda jangan sembarangan minum obat diare. Pasalnya, ada beberapa kasus diare yang sebetulnya berfungsi untuk membersihkan tubuh dari bakteri dan virus jahat di pencernaan. Satu-satunya cara untuk mengeluarkan virus dan bakteri tersebut adalah dengan buang air besar cair yang berlebih.

Maka sebaiknya konsultasi dulu ke dokter sebelum minum obat apapun. (sbc-02/hel)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: