Search
Rabu 12 Agustus 2020
  • :
  • :

Tolak RUU Pertanahan, GMNI ‘Serbu’ DPRD Sumut

Starberita – Medan, Menolak Rancangan Undang-undang (RUU) Pertanahan, puluhan massa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Medan menggelar aksi unjuk rasa didepan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (26/9/2019).

Massa menilai apa yang telah dirancang Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia terhadap RUU Pertanahan masih jauh dari substansi masih jauh dari yang dibutuhkan sehingga harus dikaji ulang.

Dalam orasinya, Koordinator aksi Yunan Habibie mengatakan RUU Pertanahan yang hanya tinggal menunggu pengesahan dinilah tidak berpihak kepada rakyat dan petani melainkan sangat berpihak kepada pemodal yang jelas nagta bertentangan dengan ideology Pancasila bahka UUPA 1960 yang sejatinya menghendaki reforma agrarian.

Selain itu, lanjut Yunan, RUU Pertanahan tersebut sangat berpotensi memperbesar konflik agrarian structural yang merupakan pertentangan klaim antara masyarakta dengan badan usaha raksasa yang telah memperoleh legalitas dalam menjalankan aktivitasnya.

“Yang jelas legalitas ini tentunya diperoleh melalui UU pertanahan dalam hal ini RUU Pertanahan yang jika disahkan nantinya,” ucapnya.

Yunan juga menilai, dengan diberikannya kewenangan pada Kementerian ATR/BP dalam hal pengolahan tanah yang terdapat dalam sebagian besar RUU Pertanahan, tidak menutup kemungkinan bahwa praktik korupsi akan terjadi.

“Didalam RUU Pertanahan tersebut, hampir setiap substansi yang mengatur mengenai tanah Negara, maka Menteri ATR/BP berhak mengelola dan memanfaatkan tanah Negara melalui aturan yang dibuatnya. Kewenangan ini dinilai akan membuka keran korupsi dalam menjalankan tugasnya yang lagi-lagi berpihak pada pemodal besar,” pungkasnya. (sbc-03)




Tinggalkan Balasan

error: