Search
Selasa 14 Juli 2020
  • :
  • :

Enggan Jelaskan Penunjukan Tim TAPD, Indra: “Sudah Ada SK Gubernurnya”

Starberita – Medan, Menanggapi soal penunjukan Tim TAPD yang dilakukan secara tunggal oleh BPKAD Sumut, Plt. Kepala BPKAD Sumut, Raja Indra Saleh enggan berkomentar panjang akan hal itu.

Ia pun hanya mengatakan bahwa orang-orang yang tergabung dalam Tim TAPD sudah sesuai SK yang dikeluarkan oleh Gubernur. Namun demikian, dirinya enggan berbicara soal penunjukan orang-orang yang masuk dalam Tim TAPD sebelum dikeluarkannya SK Gubernur tersebut.

“Untuk penentuan Tim TAPD itu sudah ada SK Gubernurnya. Jadi Tim TAPD itu mana bisa kita asal tunjuk-tunjuk orang saja,” sebut Indra Saleh belum lama ini.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, salah seorang penerima honor TAPD yang tak ingin namanya disebut mengatakan, selain dirinya yang masuk dalam Tim TAPD, masih ada 1 orang lagi Kabid di OPD yang dipimpinnya. Pimpinan OPD itupun menjelaskan bahwa pihak BPKAD-lah yang memegang nama-nama penerima TAPD tersebut.

“Orang keuangan yang megangnama-nama penerima TAPD itu. Ketuanya memang Bu Sekda langsung. Jadi kalau ditanya OPD mana yang paling banyak jadi tim TAPD itu, mereka (BPKAD) itu yang tau. Karena kalau tanya ke Bu Sekda pun, pasti gak hafal dia,” sebutnya saat ditemui Starberita.com di ruang kerjanya, Jumat (20/9/2019).

Kemudian ditanya lagi padanya lebih jauh apakah pihak BPKAD sendiri yang berhak menentukan siapa-siapa sajayang bisa menjadi Tim TAPD, sang narasumber pun enggan berkomentar akan hal tersebut. Ia kembali meminta agar hal tersebut dipertanyakan langsung oleh BPKAD Sumut.

“Kalau itu, tanyakan sajalah langsungke BPKAD-nya. Aku pun gak tau kali darimana daftarnya dulu itu. Apakah memang semua pimpinan OPD wajib masuk apa enggak. Karena kalau disitu (Tim TAPD), akupun masih baru setahun ininya sejak jadi Kepala Badan,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubsu, Edy Rahmayadi juga enggan membenarkan soal BPKAD menjadi penentu tunggal orang-orang dalam Tim TAPD. Namun demikian, Edy mengatakan bahwa siapa saja yang berhak menjadi anggota di Tim TAPD tersebut sudah ada aturan dan prosedurnya.

“Itu sudah aturan mainnya, ada prosedurnya. Gitu ya,” sebut Edy yang ditemui usai dirinya melaksanakan Sholat Jumat di Mesjid Agung Medan. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: