Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Demo Dukung Revisi UU KPK, Dimas Triadji Ajak Mahasiswa Ngopi
Search
Jumat 6 Desember 2019
  • :
  • :

Demo Dukung Revisi UU KPK, Dimas Triadji Ajak Mahasiswa Ngopi

Starberita – Medan, Ratusan mahasiswa  melakukan aksi unjuk rasa untuk mendukung revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didepan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (23/9/2019).

Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan diri mereka Solidaritas Mahasiswa Pendukung Revisi UU KPK menyatakan bahwa revisi UU KPK bukanlah untuk memperlemah badan anti rasuah tersebut, melainkan untuk memperkuat agar KPK terus dipercaya.

Dalam orasinya, Andre selaku koordinator lapangan  mengatakan bahwa KPK diawasi kinerjanya agar tidak liar dan tidak boleh bermain politik praktis, melainkan harus independen. Tidak hanya itu, KPK juga harus berkoordinasi dan bekerjsama dengan lembaga hokum yang menindaklanjuti kejahatan korupsi.

“Kita juga mendesak agar pimpinan KPK Agus Rahardjo dan Saut Situmorang mundur dari jabatannya dan Wadan Pegawai KPK diminta segera dibubarkan dan meminta agar Komisioner KPK yang baru terpilih segera dilantik,” ujarnya.

Unjuk rasa ratusan mahasiswa tersebut diterima dua anggota DPRD Sumut dari Partai NasDem yakni Dimas Triadji dan Erwinsyah.

Dihadapan demonstran, Dimas menyatakan persetujuannya agar KPK terus diperkuat bukan diperlemah. Mengingat dalam waktu yang sama juga terdapat kelompok masyarakat yang berbeda pendapat, yakni menolak revisi UU KPK, maka perpecahan alias bentrokan harus dihindari.

Tidak hanya itu, Dimas juga menyarankan agar para demonstran dengan dirinya bertemu di warung kopi agar tidak lelah.

“Lebih enak di ngopi di warung, tidak perlu membawa massa. Kita juga menyarankan agar mahasiswa harus terus mengawasi pemerintah, tapi lebih baik kita bertemu di warung kopi. Saya kebetulan suka ngopi, kapan kita ngopi,”pungkasnya. (sbc-03)




Tinggalkan Balasan

error: