Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Edy: “Yang Berwenang Disitu Harus Bertanggung Jawab”
Search
Jumat 6 Desember 2019
  • :
  • :

Edy: “Yang Berwenang Disitu Harus Bertanggung Jawab”

Starberita – Medan, Menyikapi pernyataan Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha yang memastikan bahwa pihaknya sudah berhasil mengungkap identitas pelaku pembawa uang pemprovsu sebesar Rp.1,6M yang hilang di pelaratan parkir Kantor Gubsu, Gubsu, Edy Rahmayadi mengatakan bahwa dirinya belum mendapatkan informasi resmi dari pihak Polrestabes Medan.

Kendati demikian, Edy mengucapkan rasa syukurnya apabila hal tersebut benar adanya. Oleh karenanya, ia meminta pihak terkait agar mengusut kasus tersebut sampai selesai. Dan yang berurusan dengan hal tersebut harus bertanggung jawab atas hilangnya uang Pemprovsu itu.

“Bersyukurlah kalau ketemu, saya minta itu diusut sampai selesai. Yang pastinya, yang berwenang disitu, berurusan dengan itu, harus bertanggung jawab,” kata Edy yang ditermui usai melaksanakan Sholat Jumat di Mesjid Agung Medan, Jumat (20/9/2019).

Kemudian ditanya padanya soal perkembangan terbaru dari pihak Inspektorat yang sudah melakukan pemeriksaan secara internal, Edy pun mengatakan bahwa hingga saat ini, dari laporan yang diterimanya, Inspektorat Sumut sudah melakukan pemeriksaan terhadap 30 orang.

“Dia (Inspektorat) melaporkan, dia sudah memeriksa sampai 30 orang. Kalau saya sampaikan, tapi belum ada hasilnya kan percuma,” kata Edy.

Lebih jauh Edy mengatakan bahwa pelaku yang terlibat dalam kasus hilangnya uang Pemprovsu tersebut harus segera ditemukan. Karena menurutnya, ketemu ataupun tidak pelakunya, maka yang bersangkutan dengan hilangnya uang tersebut yakni pihak BPKAD Sumut harus bertanggung jawab.

“Yang pastinya, dia (pelaku) harus ketemu. Ketemu tak ketemu, dia (BPKAD) harus bertanggung jawab,” tegas Edy.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Sumut, Lasro Marbun menyampaikan membenarkan bahwa hingga saat ini sudah ada 30 orang yang mereka periksa terkait hilangnya uang Pemprovsu. Dimana ke-30 orang tersebut terdiri dari ASN dan tenaga honorer di BPKAD.

“Saat ini sudah ada 30 saksi yang kita periksa secara internal,” sebut Lasro Marbun yang dikonfirmasi via seluler.

Lasro pun menyebutkan bahwa pihaknya juga sudah mengumpulkan sedikitnya 23 berkas sebagai bukti-bukti raibnya uang.

“Untuk bukti-bukti, ada 23 dokumen kita kumpulkan,” ucapnya.

Ditanya lebih jauh soal siapa dalang hilangnya uang tersebut, Lasro pun enggan menjawabnya. Ia yhanya mengatakan agar pihak media bersabar dan menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian.

“Kita tunggu saja hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian,” katanya.

Lebih lanjut dikatakanya pihaknya akan segera melaporkan hasil pemeriksaan yang sudah mereka lakukan kepada Gubernur. Oleh karenanya, ia pun enggan menjelaskan berkas apa saja yang telah dikumpulkan oleh pihaknya, dengan alasan bersifat rahasia. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: