Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Hentikan Penilaian Buruk, Ayo Kawal Kinerja KPK
Search
Selasa 22 Oktober 2019
  • :
  • :

Hentikan Penilaian Buruk, Ayo Kawal Kinerja KPK

Starberita – Medan, Pemilihan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia dinilai sudah baik karena sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Sebagimana hal itu diungkapkan Ketua Umum Badko HMI Sumut, Alwi Hasbi Silalahi saat diwawancarai melalui telepon seluler, Kamis (19/9/2019). Menurutnya, terpilihnya pimpinan lembaga anti rasuah di Indonesia ini harus disikapi dengan semangat mengawal kinerja selama satu periode kepemimpinan.

“Itu sudah prosedural, kan yang menetapkan juga DPR yang notabene wakil-wakil kita masyarakat Indonesia. Dan sudah melalui pansel juga, artinya tidak ada mekanisme yang dilanggar. Lebih baik tugas kita sekarang mengawal kinerja KPK untuk terus berjalan dengan sebaik-baiknya,” ucap Hasbi seraya mengatakan bahwa masih banyak PR KPK yang harus segera diselesaikan.

Lebih lanjut Hasbi meminta kepada semua pihak untuk menghentikan penilaian buruk kepada pimpinan KPK yang baru saja terpilih.

“Kita harus yakin bahwa mereka punya alasan yang cukup untuk menentukan siapa pimpinan KPK yang akan bekerja dengan maksimal. Mari berhenti menilai bahwa akan ada hal buruk yang terjadi dengan pimpinan KPK yang baru ini,” ungkapnya.

Terkait beragam aksi penolakan yang terjadi terhadap pimpinan baru di KPK, Hasbi pun mengatakan bahwa itu adalah hal yang wajar. Oleh karenanya, ia meminta kepada aparat keamanan untuk mengawal beragam aksi dengan arif dan mengedepankan aksi-aksi persuasif.

“Kalau ada yang unjukrasa menolak, itu hal yang biasa. Karena pro dan kontra itu sangat wajar. Terlebih iklim demokrasi kita juga mengizinkan hal itu. Tinggal lagi baiknya berjalan dengan lancar, hindari benturan. Kepolisian yang mengawal juga harus lebih arif dan mengedepankan langkah-langkah persuasif,” pungkasnya. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: