Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Wagub Serukan Jaga Kekompakan
Search
Jumat 18 Oktober 2019
  • :
  • :

Wagub Serukan Jaga Kekompakan

Starberita – Sinunukan, Bak konser, kehadiran Wagubsu, Musa Rajekshah (Ijeck) dan Ustaz Abdul Somad (UAS) disambut dengan cahaya senter dari ponsel pintar yang diangkat ke atas, diikuti dengan gemuruh teriakan dan tepuk tangan dari ribuan masyarakat Kecamatan Sinunukan, Mandailing Natal (Madina), Selasa (10/9/2019).

“Alhamdulillah, akhirnya bisa sampai di Desa Sinunukan yang kita cintai ini, dan bisa bertemu sapa dengan masyarakat secara langsung,” ujar Ijeck pada acara Tabligh Akbar memperinganti Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H, di Lapangan Desa Sinunukan, Kecamatan Sinunukan, Madina.

Ia berharap, kehadirannya bersama dengan UAS bisa mempererat tali silaturahmi.

“Kami harap jaga kekompakan, kebersamaan, ukhuwah Islamiyah. Tunjukan bahwa Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin,” ucapnya.

Kepada masyarakat, Ijeck juga berpesan, agar tetap menjaga persatuan dan persaudaraan.

“Jaga persaudaraan dengan saudara kita yang lain. Walau kita terdiri dari bermacam macam suku, tapi kita tetap satu Indonesia. Kita harus bahu membahu agar bisa membangun Sumatera Utara bermartabat,” ujarnya.

Ijeck juga menyampaikan ucapkan terima kasih kepada masyarakat Sinunukan yang begitu ramai sambutannya. Begitu semangatnya umat Islam menyambut Tahun Baru Islam.

“Syiar yang ramai ini harus terus dilanjutkan. Jangan hanya sekali, lalu berhenti,” kata Ijeck.

Sementara itu, UAS dalam tausyiah menyampaikan, bahwa Tahun Baru Islam adalah momentum hijrah, perubahan menuju kebaikan.

“10 Muharram ini adalah momen pindahnya Nabi Musa AS membawa bangsa yang tertindas dari Mesir menuju Palestina melewati Laut Merah,” jelas UAS.

Hijrah ini, Lanjut UAS, artinya bahwa banyak godaan untuk melakukan perubahan, dari malas ke rajin, dari masyarakat yang melempem ke masyarakat yang semangat, meningkatnya etos kerja, tapi godaannya banyak.

“Maka, kita disuruh mengenang momen ini setiap tahun dengan puasa sunah Asyura,” ujarnya.

UAS berpesan, dibalik momen hijrah ini adalah semangat perubahan. Maka setelah tabligh akbar, pesan UAS, pengajian ibu-ibu wirid yasin terus dihidupkan. Pengajian anak anak di surau dari habis maghrib ke isya terus dilaksanakan. Juga pengajian bapak-bapak terus dilakukan.

“Adapun Tabligh Akbar ini mungkin setahun sekali. Kalau ada umur panjang, sehat badan, Insya Allah saya bersama Wakil Gubernur Sumut akan datang kembali,” kata UAS menutup ceramahnya. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: