Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Kondisi Sering Mengantuk pada Pria, Gejala Apa?
Search
Jumat 6 Desember 2019
  • :
  • :

Kondisi Sering Mengantuk pada Pria, Gejala Apa?

Starberita – Jakarta, Mengantuk adalah kondisi yang lazim dialami setiap orang. Memang, setiap orang yang merasa kelelahan dan hendak tidur, salah satu tandanya adalah mengantuk. Tapi, pada pria, sering mengantuk dalam berbagai kondisi bisa menunjukkan gejala gangguan kesehatan tertentu.

Mengantuk memang sering dikaitkan dengan kondisi kelelahan akibat aktivitas fisik yang terlalu intens atau kurangnya durasi tidur. Namun jika kondisi ini sering terjadi pada pria, hal itu tidak boleh diabaikan begitu saja. Lalu sebenarnya, gejala apa itu?

Waspadai kondisi yang ditandai dengan sering mengantuk

Kondisi sering mengantuk yang dialami pria jangan dianggap sepele. Sebab, bisa jadi ada beberapa masalah kesehatan yang harus segera ditangani secara medis.

Berikut adalah beberapa gejala dari sering mengantuk pada pria:

1. Kelelahan kronis

“Orang yang kelelahan kronis bisa sangat sering mengalami kantuk,” ujar dr Sepriani Timurtini Limbong.

Biasanya, keluhan utama sindrom kelelahan kronis adalah rasa lelah yang menetap selama lebih dari 6 bulan tanpa penyebab yang jelas. Namun selain badan lemas yang menetap tersebut, penderita juga akan mengalami kesulitan secara kognitif, seperti sulit untuk berpikir dan konsentrasi. Selain itu, dilaporkan juga adanya gejala mudah lupa atau gangguan memori jangka pendek.

2. Hipoksia

Hipoksia atau biasa disebut kekurangan oksigen merupakan hal yang juga biasa terjadi pada orang yang mengalami kelelahan.

“Bisa juga terjadi pada orang-orang kantoran yang sehari-hari bekerja di gedung tinggi, di mana kadar oksigennya lebih rendah,” kata dr. Sepriani.

3. Kolesterol tinggi

Mungkin Anda terkejut. Tapi, sering mengantuk memang bisa jadi penanda kolesterol tinggi. Hanya saja, menurut dr Dyah Novita Anggraini, mengantuk merupakan salah satu dampak tak langsung jika di dalam tubuh terjadi peningkatan kolesterol dan sumbatan pada pembuluh darah.

“Akibatnya, asupan aliran darah yang membawa oksigen ke otak akan berkurang. Oleh sebab itu, keluhan mengantuk dan mudah lelah pun dapat terjadi,” ungkap dr. Dyah.

Akan tetapi, karena mengantuk merupakan dampak tak langsung dari peningkatan kolesterol di dalam darah, kondisi ini tak dapat dijadikan tanda pasti seseorang memiliki kolesterol tinggi. Apalagi sering mengantuk juga dapat disebabkan oleh berbagai macam hal.

4. Hipersomnia

Tahu insomnia? Nah, hipersomnia adalah gangguan tidur yang merupakan kebalikan dari insomnia. Orang yang mengalami hipersomnia biasanya akan kesulitan saat waktu bangun tidur tiba. Pada kondisi hipersomnia, keinginan untuk tidur dapat terjadi kapan saja, termasuk saat Anda berkendara atau melakukan pekerjaan sibuk lainnya.

Sebelum memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah benar Anda terkena hipersomnia, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa gejalanya, yakni:

  • Sering tertidur pada siang hari dan meskipun sudah sempat tertidur, Anda tidak merasa segar setelahnya.
  • Tertidur secara tiba-tiba, bahkan saat Anda sedang makan atau berbicara.
  • Meski sudah tidur siang, Anda tetap tidur dalam waktu yang lama pada malam hari.

Mengantuk itu hal yang biasa. Tapi jika kondisi sering mengantuk ini terjadi pada pria, hal ini tidak boleh diabaikan. Jika Anda mengalami kondisi tersebut, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (sbc-02/kdc)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: