Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Pendapatan Daerah Sumut 2020 Ditargetkan Rp12,4 Triliun
Search
Minggu 20 Oktober 2019
  • :
  • :

Pendapatan Daerah Sumut 2020 Ditargetkan Rp12,4 Triliun

Starberita – Medan, Pendapatan Daerah Sumut dalam Rancangan Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun 2020 ditargetkan mencapai Rp.12.444.898.061.757.

Jumlah tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp.5.967.650.671.842, Dana Perimbangan sebesar Rp.6.468.179.389.915, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp.9.068.000.000.

Hal itu diungkapkan Gubsu, Edy Rahmayadi ketika menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Utara tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020, dalam Rapat Paripurna DPRD Sumut yang dipimpin Ketua DPRD Sumut, Wagirin Arman di gedung DPRD Sumut, Senin (12/8/2019).

Edy menyampaikan, untuk belanja daerah direncanakan berjumlah Rp.12.644.898.061.757, yang terdiri atas Belanja Tidak Langsung sebesar Rp.8.689.501.269.673 dan Belanja Langsung sebesar Rp.3.955.396.792.087. Dari perbandingan jumlah target pendapatan dan jumlah rencana belanja sebagaimana disebutkan, maka pada RAPBD 2020 mengalami defisit.

“Mengalami defisit anggaran sebesar Rp.200.000.000.000 yang akan ditutup dengan sisa lebih pembiayaan,” ujar Edy.

Sedangkan terhadap penerimaan pembiayaan daerah direncanakan sebesar Rp.300.000.000.000 yang diasumsikan bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya. Pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp.100.000.000.000 yang direncanakan untuk penyertaan modal PT Bank Sumut sebagaimana Perda Provsu No. 2 Tahun 2019 tentang penambahan penyertaan modal kedalam PT Bank Pembangunan Daerah Sumut.

“Selisih lebih dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp.200.000.000.000 digunakan untuk menutup defisit anggaran atas selisih kurang target pendapatan daerah dan rencana belanja,” sebut Edy.

Pada kesempatan itu, Edy pun mengharapkan agar pembahasan R-APBD Tahun Anggaran 2020 dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya.

“Dengan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, kewenangan pemerintah daerah dan ketersediaan anggaran pada tahun anggaran 2020,” ucapnya. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: