Search
Jumat 10 April 2020
  • :
  • :

Usut Setoran Aliran Dana Pedagang Warkop Elisabeth

Starberita – Medan, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Medan, Ilhamsyah, mendorong pedagang yang mengaku telah membayar Rp50 juta untuk menyewa kios (warkop, red) di depan RS Elisabeth untuk melapor kepada aparat penegak hukum guna mengetahui kemana aliran dana tersebut disetorkan para pedagang.

“Kan sudah jelas, kalau lapak disana menyalah. Kok bisa pula ada sewa menyewa lapak? Ini harus diusut,” tegas Ilhamsyah kepada wartawan menyikapi pengakuan para pedagang, Jumat (2/8/2019).

Perbuatan itu, kata Ketua Fraksi Partai Golkar ini, perlu dilaporkan agar oknum yang menyewa lapak tersebut dapat diminta pertanggungjawabannya. “Kok bisa pula dia melegalkan yang ilegal,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) warung kopi (warkop) yang berjualan di depan RS Elisabeth Medan mengaku kecewa dengan pembongkaran dilakukan petugas Satpol PP Medan, Kamis (1/8/2019) kemarin. Sebab, selama ini mereka telah menyetor sejumlah uang hingga Rp50 juta kepada oknum tertentu.

Walau pasrah digusur, mereka berharap Pemko Medan dapat memfasilitasi tempat kios berjualan bagi para pedagang. Pasalnya, mereka hanya mampu menghidupi keluarganya dengan berjualan warkop.

“Baru satu minggu lalu, saya menyetor Rp50 juta untuk sewa kios 2 tahun kedepan. Saya sudah berjualan disini selama 10 tahun dan harus membayar Rp7 juta perbulannya kepada seseorang. Untuk pajak penghasilan, saya bayar Rp30 ribu perbulan dan langsung dibayar ke kantor pajak setelah memiliki NPWP,” terang salah satu pemilik kios, Ani Widuri Ulfan Nasution. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: