Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Wakili Indonesia di ASG 2019, Dispora Sumut Utus 4 Atlet
Search
Selasa 20 Agustus 2019
  • :
  • :

Wakili Indonesia di ASG 2019, Dispora Sumut Utus 4 Atlet

Starberita – Medan, Kadispora Sumut, Baharuddin Siagian mengatakan, dalam ajang Asean School Games XI – 2019 di kota Semarang pada 17-25 Juli 2019 mendatang, empat atlet asal Sumut akan membela dan mengharumkan nama Indonesia di ajang bergengsi tersebut.

“Di ajang bergengsi antar negara tersebut kita mengutus atlet kita sebanyak empat orang. Kita berharap para atlit kita dapat mengharumkan nama bangsa dan negara. Sebelum bertarung di ajang internasional tersebut, berbagai upaya termasuk berlatih dan berlatih sudah kita laksanakan agar para atlit kita bisa bersaing di ajang bergengsi tersebut,” sebut Bahar belum lama ini.

Adapun keempat atlet tersebut merupakan binaan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLP-D) Sumut. Keempatnya dipanggil untuk memperkuat tim Merah Putih dan turun di cabor atletik. Mereka terpilih setelah meraih prestasi terbaik pada Kejurnas Atletik antar PPLP-D dan SKO di Bangka Belitung beberapa waktu lalu.

Mereka berempat adalah Nella Agustin (400 meter putri, 4 x400 meter putri), Halimatus Sadiah (800 meter putri), Rezcan Mass (1.500 meter dan 5000 meter putra), dan M. Ridho Saragih (4×100 meter putra).

Selain empat atlet tersebut, pelatih atletik Edi Herianto Harahap juga dipanggil untuk menangani tim cabor atletik. Para wakil Sumut untuk Indonesia ini dilepas langsung oleh Kadispora Sumut, Baharuddin Siagian di Asrama PPLP-D Sumut.

Oleh karenanya, Baharuddin berharap agar para atlet binaan PPLP ini bisa mempersembahkan prestasi terbaik dan mengharumkan nama Indonesia secara umum dan Sumut khususnya.

“Kita harap mereka bisa menorehkan prestasi terbaik karena ini adalah kesempatan yang baik. Saya berharap kepada para pendamping bisa melihat kondisi atletnya supaya saat bertanding nanti bisa maksimal,” harapnya.

Pada ASG 2019 nanti, sambung Baharuddin, ia juga berharap agar para atlet tersebut bisa meraih medali. Namun, katanya, hal yang tidak kalah penting adalah keempatnya mampu memecahkan rekor catatan waktu terbaiknya selama ini.

“Ini kesempatan baik dan dpat dimaksimalkan untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Karena kita komitmen, PPLP ini bisa menjadi laboratorium atlet masa depan Sumut. Baik untuk dipersiapkan menuju PON 2020 Papua, maupun saat menjadi tuan rumah pada PON 2024,” jelasnya.

Rasa optimistis meraih prestasi terbaik di ASG juga terucap dari atlet asal Kota Medan, Halimatus Sadiah. Ia optimistis bisa persembahkan emas bagi Indonesia di ASG perdananya serta mengeluarkan kemampuan terbaiknya sekaligus ingin memecahkan rekor dirinya sendiri.

“Targetnya tentu ingin meraih emas. Tapi, bisa memecahkan rekor waktu pribadi yang sebelumnya 02 menit 22 detik. Target saya 02 menit 16 detik. Selain itu saya ingin membanggakan orang tua saya. Walaupun masih buta kekuatan lawan, saya tidak gentar karena sama-sama makan nasi,” ucapnya.

lebih lanjut dikatakan peraih medali emas di Kejurnas Bangka Belitung 2019 ini, bahwa dirinya tidak menyangka bisa mewakili Indonesia untuk berlaga di level ASEAN. Menurutnya, kepercayaan ini tidak akan disia-siakannya karena kesempatan belum tentu datang untuk kedua kalinya.

Sebagaimana diketahui, ASG XI – 2019 diikuti oleh 10 negara, termasuk Indonesia dengan mempertandingkan sembilan cabor, yang berlokasi di Semarang. Dimana cabor yang dipertandingkan yakni, Cabor atletik, tenis meja, dan tenis lapangan akan dilangsungkan di Stadion Tri Lomba Juang.

Kemudian, cabor bulutangkis di GOR Universitas Semarang, bola basket di GOR Sahabat, sepak takraw di GOR Unika Soegijapranata, renang di Stadion Jatidiri, bola voli indoor di GOR UIN Walisongo, dan pencak silat di Patra Hall and Convention Hotel. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: