Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Mau Tahu Obat Asam Urat Tradisional & Pantangannya?
Search
Senin 23 September 2019
  • :
  • :

Mau Tahu Obat Asam Urat Tradisional & Pantangannya?

Starberita – Jakarta, Apakah Kamu pernah merasakan nyeri di persendian? Nyeri yang muncul di persendian bisa saja lho diakibatkan oleh penyakit asam urat. Lalu, apakah ada obat asam urat tradisional yang efektif meredakan nyeri? Ketahui obat asam urat tradisional dan pantangannya berikut ini yuk, Gengs!

Apa Saja Penyebab Asam Urat?

Penyakit asam urat menyerang saat kelebihan asam urat dalam darah atau disebut juga dengan hiperurisemia. Asam urat diproduksi dalam tubuh saat memecah purin, senyawa yang ditemukan dalam makanan tertentu, seperti makanan laut ataupun daging.

Biasanya asam urat dilarutkan dalam darah dan dikeluarkan oleh tubuh dari urine melalui ginjal. Jika asam urat terlalu banyak diproduksi, maka akan menumpuk dan membentuk kristal seperti jarum yang memicu peradangan dan rasa sakit pada sendi serta jaringan di sekitarnya.

Sebelum mengetahui obat asam urat tradisional dan pantanganya, Kamu perlu mengetahui sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko terserang asam urat, yaitu:

  • Usia dan jenis kelamin.Pria biasanya lebih sering terserang asam urat daripada wanita, meski kadar asam urat wanita bisa saja mendekati pria setelah menopause.
  • Riwayat keluarga yang memiliki asam urat dapat meningkatkan risiko terkena penyakit ini.
  • Gaya hidup.Konsumsi alkohol tertentu, seperti bir secara berlebihan dapat mengembangkan asam urat. Mengonsumsi makanan dengan purin yang tinggi juga meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh.
  • Obatan-obatan tertentu.Obatan-obatan tertentu bisa meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh, termasuk obat-obatan yang mengandung salisilat.
  • Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko asam urat. Tingkat lemak tubuh yang lebih tinggi juga meningkatkan tingkat peradangan sistemik karena sel-sel lemak menghasilkan pro-inflammatory cytokines.
  • Gangguan kesehatan lainnya.Masalah pada ginjal dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk membuang limbah dan racun dan menyebabkan kadar asam urat meningkat. Kondisi yang dapat memengaruhi asam urat, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan gangguan pada kelenjar tiroid.

Apa Saja Gejala Asam Urat?

Penyakit asam urat bisa sulit untuk didiagnosis karena gejalanya mirip dengan gangguan kesehatan lainnya. Kamu mungkin akan disarankan untuk melakukan pemeriksaan darah oleh dokter. Hal ini untuk mengetahui kadar asam urat dalam darah.

Selain itu, dokter juga akan menanyakan seputar gejala yang dirasakan. Nah, gejala asam urat ini bisa muncul secara tiba-tiba dan kapan saja. Gejala yang biasanya muncul meliputi:

  • Bengkak yang dibarengi dengan nyeri pada sendi.Nyeri dan pembengkakan tersebut bisa berlangsung selama berjam-jam dan bisa saja terasa semakin nyeri.
  • Pada sendi yang nyeri dan bengkak, warna kulit mungkin saja berubah menjadi merah.Tanda tersebut menunjukkan bahwa sendi mengalami gangguan, yaitu nyeri.
  • Kemampuan bergerak menjadi terbatas akibat nyeri di persendian. Ini juga bisa menjadi salah satu gejala asam urat.

Obat Asam Urat Tradisional dan Pantangannya

Jika Kamu atau kerabat Geng Sehat memiliki penyakit asam urat, maka tidak perlu khawatir karena terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah asam urat dan meredakan gejala yang dirasakan. Ada 2 langkah utama yang bisa dilakukan untuk meredakan gejala dan mencegah asam urat, yaitu:

1. Terapi Farmakologi

Untuk mengobati asam urat secara farmakologi, dapat dilakukan dengan mengonsumsi obat golongan NSAID, kolkisin, dan kortikosteroid saat gejala asam urat menyerang. Tujuan dari pengobatan ini adalah untuk mengurangi rasa nyeri dari asam urat dan mencegah gejala berulang kembali dan mencegah komplikasi.

Ada obat-obatan lainnya yang bisa digunakan untuk mencegah asam urat menyerang, yaitu allopurinol. Obat ini akan membantu tubuh untuk mengurangi kadar asam urat dengan cara menghambat enzim  yang bertugas untuk membentuk asam urat.

Pilihan obat lainnya ialah probenecid yang akan menurunkan kadar asam urat dengan cara meningkatkan kemampuan ginjal dengan membuangnya melalui urine ataupun keringat.

2. Terapi Non-farmakologi

Cara yang satu ini dilakukan tanpa melibatkan obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Kamu hanya perlu mengontrol pola makan dan mengatur pola hidup, seperti dengan berolahraga dan mengurangi kebiasaan merokok. Lantas, apa saja sih obat asam urat tradisional dan pantangannya?

Jika Kamu berisiko memiliki penyakit asam urat, hindari makanan dengan purin yang tinggi. Oleh karena itu, berikut obat asam urat tradisional dan pantangannya yang perlu Kamu ketahui!

  • Jahe adalah salah satu tanaman yang sering kali dijadikan obat untuk mengatasi peradangan. Pada sebuah penelitian, jahe yang telah diolah sebagai salep atau oles dapat meredakan rasa nyeri akibat asam urat.
  • Campuran air hangat, sari cuka apel, lemon, dan kunyit.Campuran tersebut diyakini dapat meredakan gejala nyeri akibat asam urat. Kamu cukup mencampurkan air hangat dengan perasan lemon, 1 sendok teh sari cuka apel dan 2 sendok teh kunyit bubuk.
  • Apel mengandung malic acid yang diyakini dapat menurunkan kadar asam urat. Kamu disarankan hanya mengonsumsi satu apel per hari untuk menghindari kadar gula darah yang meningkat.
  • Penelitian yang menguji seledri sebagai obat untuk asam urat memang belum banyak dilakukan. Namun, seledri diyakini dapat mengurangi peradangan yang merupakan salah satu gejala dari asam urat.
  • Ekstrak daun binahong. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Universitas Lampung pada 2014, ekstrak daun binahong efektif berperan sebagai antiinflamasi atau antiperadangan dengan dosis 50,4 mg/200 mgBB. Namun, penelitian tersebut baru diuji pada hewan.

Meski obat-obatan tradisional di atas diyakini dapat menurunkan kadar asam urat ataupun meredakan gejala, Kamu tentu tetap harus berkonsultasi pada dokter untuk pengobatan terbaik. Selain itu, beberapa pantangan makanan bagi Kamu yang memiliki penyakit asam urat, yaitu:

  • Semua organ daging, seperti hati, ginjal, dan otak.
  • Ikan tertentu, seperti tuna, sarden, mackerel, teri, dan banyak lagi.
  • Makanan laut, seperti kerang, kepiting, udang, dan telur.
  • Minuman manis, seperti jus buah dengan tambahan gula berlebihan, serta soda yang menis.
  • Makanan yang tinggi fruktosa.
  • Minuman beralkohol, seperti bir. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa mengonsumsi bir secara berlebihan dapa meningkatkan risiko asam urat, terutama pada pria.

Bagaimana Mencegah Asam Urat?

Sekarang, Kamu tahu kan apa saja obat asam tradisional dan pantangannya? Agar tidak terserang asam urat secara tiba-tiba, yuk lakukan perubahan gaya hidup serta pencegahan berikut ini Gengs!

1. Rutin Berolahraga

Olahraga secara teratur adalah salah satu langkah untuk mencegah serangan asam urat. Olahraga secara teratur tidak hanya membantu Kamu mempertahankan berat badan yang sehat, tetapi juga membuat kadar asam urat tetap rendah. Dalam sebuah penelitian, peserta yang berlari lebih dari 8 km setiap hari memiliki risiko 50% lebih rendah terkena asam urat dan baik untuk menjaga berat badan.

2. Usahakan untuk Tetap Terhidrasi

Asupan air yang cukup membantu tubuh mengeluarkan asam urat berlebih pada darah dan membuangnya melalui urine. Kalau Kamu rutin berolahraga, jangan lupa juga untuk memperhatikan asupan air agar tetap terhidrasi dan tidak kehilangan cairan dalam tubuh.

3. Hindari Makanan Pemicu dan Batasi Konsumsi Alkohol

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Kamu perlu menghindari makanan yang bisa memicu serangan asam urat, apalagi jika Kamu memang memiliki faktor risiko. Selain itu, sebaiknya Kamu juga membatasi konsumsi alkohol yang bisa memicu peningkatan kadar asam urat.

Jika Kamu memiliki risiko terhadap penyakit asam urat, yuk mulai perhatikan makanan yang Kamu konsumsi. Selain itu, jangan lupa lakukan langkah-langkah pencegahan di atas, ya! (sbc-02/gsc)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: