Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Efektifkah Kunyit Sembuhkan Hepatitis A?
Search
Sabtu 19 Oktober 2019
  • :
  • :

Efektifkah Kunyit Sembuhkan Hepatitis A?

Starberita – Jakarta, Efektivitas manfaat kunyit untuk menyembuhkan hepatitis A kini tengah disorot. Sejumlah informasi menyebutkan bahwa akar rimpang yang biasa dibuat jamu ini tengah dimanfaatkan untuk mengatasi hepatitis A yang mewabah di sebagian wilayah Jawa Timur.

Setelah menggegerkan Pacitan beberapa waktu lalu, virus Hepatitis A kini merebak di Trenggalek, Jawa Timur. Demi menekan angka kejadian penyakit ini, Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Trenggalek, Novita Hardiny menyarankan warga setempat untuk minum ramuan kunyit dan temulawak. Dilaporkan bahwa ramuan kunyit dan temulawak yang dibagikan kepada seluruh penderita Hepatitis A – dan keluarga yang belum terpapar virus penyakit itu – sudah dikemas dalam bentuk kapsul.

Menurut Hardiny, jamu tersebut bisa dikonsumsi tiga kali sehari oleh penderita hepatitis A agar penyakit bisa segera sembuh. Sementara itu, bagi yang masih sehat, jamu bisa dikonsumsi sebanyak satu kali dalam sehari untuk melindungi diri dari hepatitis A.

Efektivitas ramuan kunyit untuk hepatitis A

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Austria, kunyit memiliki senyawa bernama kurkumin. Senyawa tersebut berpotensi memperbaiki fungsi hati yang telah rusak akibat penyakit.

Pada studi menggunakan tikus yang mengalami penyakit saluran empedu (termasuk penyakit hati), tim peneliti mendapati bahwa kurkumin pada kunyit mampu mencegah terjadinya penumpukan jaringan ikat. Hal ini pada akhirnya dapat menurunkan peradangan saluran empedu pada tikus yang menjadi subjek penelitian.

Penelitian-penelitian tersebut memang tidak menyebut secara spesifik bahwa kunyit mampu menyembuhkan penyakit hepatitis A, yang merupakan bagian dari penyakit hati. Akan tetapi, temuan tentang kurkumin pada kunyit yang mampu memperbaiki kondisi hati meningkatkan kemungkinan bahwa rempah ini memang mampu membantu penderita hepatitis A untuk terbebas dari penyakitnya. Untuk memastikan hal ini, penelitan lanjutan masih sangat dibutuhkan.

Tips agar tidak tertular hepatitis A

Meski sangat berbahaya, hepatitis A bisa disembuhkan dan dicegah. Beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk itu, di antaranya:

·         Vaksinasi

Berdasarkan penuturan dr Dyan Mega Inderawati, vaksinasi Hepatitis A adalah langkah penting untuk mencegah penularan penyakit tersebut.

“Umumnya, vaksin hepatitis A diberikan 2 kali dengan rentang waktu 6 bulan antara suntikan pertama dengan suntikan ke dua,” ujarnya.

·         Menjaga kebersihan diri

Hepatitis A sangat erat kaitannya dengan kebersihan. Sebab, penyakit tersebut ditularkan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi virus dari tinja penderita.

Karenanya, cara sederhana yang baik untuk mencegah penularan penyakit ini adalah dengan menjaga kebersihan diri. Caranya, cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir setelah menggunakan toilet, setelah mengganti popok bayi, sebelum menyiapkan bahan makanan, sebelum makan, dan setelah beraktivitas.  Selain itu, pastikan pula bahwa Anda mandi setidaknya dua kali menggunakan sabun.

·         Jaga higienitas makanan dan minuman

Selain kebersihan diri, kebersihan makanan dan minuman yang hendak dikonsumsi juga tidak boleh diabaikan. Jadi, pastikan bahwa Anda mencuci buah dengan air matang sebelum mengonsumsinya, hanya mengonsumsi makanan yang matang sempurna, dan minum atau berkumur dengan air yang dimasak sempurna atau air dalam kemasan.

Jadi manfaat kunyit untuk membantu menyembuhkan hepatitis A dan menurunkan risiko terjadinya penyakit tersebut memang cukup efektif dan masih terus diteliti. Meski demikian, kunyit hanya bersifat sebagai pendukung. Agar hepatitis A bisa benar-benar sembuh, penderita tetap perlu mengonsumsi obat yang diberikan oleh dokter. Dan, untuk mencegahnya, Anda wajib menerapkan gaya hidup bersih dan sehat. (sbc-02/kdc)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: