Search
Rabu 1 April 2020
  • :
  • :

Selain Makanan, Ini Penyebab Kolesterol Tinggi Meski Sudah Diet

Starberita – Jakarta, Seperti yang kita ketahui, pola makan dan mengonsumsi makanan tertentu memang bisa memengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh. Meskipun sebagian besar kolesterol dibuat sendiri oleh tubuh, tetapi makanan juga ikut berkontribusi.

Ketika Kamu sudah diet makanan sehat dan menghindari makanan kaya kolesterol tetapi kadar kolesterol masih juga tigggi, mungkin ada faktor lainnya yang bisa menjadi penyebab kolesterol tinggi selain makanan. Lalu, apa saja kira-kira penyebabnya?

Kolesterol Tinggi Adalah…

Sebelum mengetahui apa saja penyebab kolesterol tinggi selain makanan, Kamu harus tahu terlebih dahulu apa itu kolesterol tinggi. Sebenarnya, tubuh kita membutuhkan kolesterol karena perannya yang cukup penting. Kolesterol dibutuhkan untuk pembentukan dinding sel, terlibat dalam produksi hormon, dan fungsi lainnya.

Hanya saja, jika kadar kolesterol terlalu tinggi, akan menyebabkan masalah kesehatan serius. Masalahnya adalah, siapapun bisa memiliki kadar kolesterol tinggi, bahkan jika Kamu masih muda ataupun memiliki tubuh yang kurus. Hal ini karena kadar kolesterol dalam tubuh bisa dipengaruhi oleh berbagai hal.

Harus pula diwaspadai bahwa kadar kolesterol yang tinggi seringkali tidak menunjukkan gejala apapun. Kebanyakan orang dengan kolesterol tinggi tidak tahu mengetahuinya, kecuali saat dilakukan tes kolesterol.

Oleh karena itulah, setiap orang perlu melakukan pemeriksaan kolesterol secara berkala. Selain itu kolesterol, jenis lemak lain di darah yaitu trigliserida juga bisa meningkat dan menyebabkan masalah kesehatan.

Penyebab Kolesterol Tinggi Selain Makanan

Kolesterol tinggi bisa diturunkan dengan berbagai cara. Mulai dari perubahan gaya hidup yang lebih sehat, dan dibantu obat penurun kolesterol. Pengidap kolesterol tinggi sebaiknya menghindari makanan yanga kaya lemak jenuh dan lemak trans, seperti daging merah atau produk susu yang mengandung full fat karena dapat meningkatkan kadar kolesterol.

Jika sudah dilakukan dan penurunan kadar kolesterol masih belum optimal, kemungkinan ada penyebab kolesterol tinggi selain makanan. Coba cek kondisi di bawah ini, siapa tahu Kamu memang melakukannya!

1. Kurang Berolahraga

Apakah Kamu termasuk orang yang sama sekali tidak pernah melakukan olahraga atau aktivitas fisik apapun Gengs? Kurang olahraga adalah salah satu penyebab kolesterol tinggi selain makanan.

Kalau Kamu sering mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh atau lemak trans secara berlebihan dan tidak dibarengi aktivitas fisik secara rutin, hal ini tentu akan membuat kolesterol Kamu naik.

Selain menurunkan kolesterol jahat LDl dan trigliserida, berolahraga diyakini dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh sehingga terhindar dari risiko terhadap penyakit jantung.

2. Kebiasaan Merokok

Kebiasaan merokok juga salah satu penyebab kolesterol tinggi selain makanan. Merokok tidak hanya dapat mengganggu kesehatan paru-paru, tetapi juga dapat memengaruhi kadar kolesterolmu. Tahukah Kamu kalau zat-zat kimia yang ada pada rokok dapat menurunkan kadar HDL atau kolesterol baik? Itulah sebabnya perokok berada di urutan pertama yang memiliki risiko serangan jantung.

3. Diabetes

Penderita diabetes diketahui memang memiliki profil kolesterol yang lebih jahat. Menurut penelitian, profil kolesterol penderita diabetes itu padat dan kecil (small dense cholesterole). Apa konsekuensinya? Ia akan lebih mudah menempel di dinding pembuluh darah dan menyebabkan sumbatan aliran darah ke jantung atau otak.

Maka diabetes adalah penyebab kolesterol tinggi selain makanan. Penderita diabetes wajib mengendalikan kadar kolesterol dalam darah senormal mungkin selain tetap rutin menjaga kadar gula darah dan tekanan darahnya. Semuanya penting agar terhindar dari komplikasi diabetes berupa serangan jantung dan stroke.

4. Obesitas

Ini sudah jelas bahwa obesitas dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL). Seseorang yang memiliki indeks massa tubuh (IMT) lebih dari 30 berisiko memiliki kadar kolesterol yang tinggi.

5. Stres

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa stres dapat menjadi penyebab kolesterol tinggi selain makanan. Stres akan meningkatkan kadar kolesterol darah dalam jangka panjang. Mengapa bisa begitu? Saat kita stres, kita cenderung mengonsumsi makanan yang tinggi lemak. Jika ini terus dilakukan, lama kelamaan dapat meningkatkan kadar kolesterol.

6. Riwayat Keluarga dan Usia

Seiring bertambahnya usia, kadar kolesterol bisa meningkat. Menurut American Heart Association, pria dengan usia di atas 45 tahun dan wanita dengan usia di atas 55 tahun berisiko memiliki kolesterol yang tinggi.

Selain itu, ada sebagian orang dengan riwayat keluarga yang memang memiliki kolesterol tinggi. Jadi masuk akal jika faktor genetik adalah penyebab kolesterol tinggi selain makanan. Jika orang tua Kamu memiliki kadar kolesterol yang tinggi, maka Kamu sebaiknya rutin melakukan tes kolesterol karena siapa tahu Kamu berisiko mengalami kondisi yang sama.

Menurunkan Kadar Kolesterol dengan Mengubah Gaya Hidup

Kadar kolesterol yang tinggi hanya dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan. Tesnya sangat mudah, hanya membutuhkan tes darah sederhana. Jika Kamu sudah memiliki kadar kolesterol yang tinggi, mulailah untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Berikut tips menurunkan kadar kolesterol dengan mengubah gaya hidup!

1. Mulailah Berolahraga

Berolahraga bisa membantu menurunkan kolesterol. Berolahraga bisa meningkatkan kadar HDL atau kolesterol baik. Oleh karena itu, sebaiknya berolahragalah setidaknya 30 menit minimal 5 kali dalam seminggu. Tidak hanya itu, Kamu juga bisa melakukan olahraga aerobik selama 20 menit minimal 3 kali seminggu.

Melakukan aktivitas fisik tambahan meski dalam interval yang pendek beberapa kali sehari juga bisa membantu Kamu untuk menurunkan berat badan. Cobalah untuk berjalan-jalan dalam ritme yang cepat setiap hari saat jam makan siang, bersepeda ke kantor, dan mulailah olahraga yang Kamu sukai bersama keluarga atau teman.

2. Coba Turunkan Berat Badan

Ternyata ada lho hubungan antara menurunkan berat badan dengan penurunan kadar kolesterol yang tinggi. Jika Kamu suka mengonsumsi minuman manis, cobalah untuk beralih minum air putih. Usahakanlah juga untuk mencari alternatif makanan yang rendah kalori dan lemak.

Usahakanlah untuk tetap aktif di mana pun Kamu berada. Misalnya, jika di kantor, cobalah untuk mulai menggunakan tangga daripada menggunakan eskalator ataupun lift. Jika Kamu berada di rumah, lakukanlah pekerjaan rumah atau memasak sehingga tidak berdiam diri tanpa melakukan aktivitas apapun.

3. Konsumsi Makanan yang Menyehatkan Jantung

Mulailah untuk mengurangi makanan dengan lemak jenuh, terutama daging merah dan produk susu yang full fat. Mengurangi makanan yang mengandung lemak jenuh juga dapat mengurangi kadar kolesterol jahat Kamu, lho.

Selain lemak jenuh, Kamu juga harus menghindari makanan yang mengandung lemak trans. Lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol secara keseluruhan. Mulailah untuk mengonsumsi makanan yang mengandung lemak omega-3, seperti salmon, biji rami, ataupun mackerel.

Selain itu, konsumsilah pula makanan yang tinggi akan serat larut. Serat larut ini dapat mengurangi penyerapan kolesterol kedalam aliran darah dan bisa ditemukan pada oatmeal, kacang merah, kubis Brussel, apel, ataupun pir.

4. Berhentilah Merokok

Tahukah Kamu kalau zat-zat kimia yang terkandung pada rokok dapat menurunkan kadar kolesterol baik atau yang disebut juga dengan HDL? Yup, seperti yang kita ketahui, merokok juga dapat meningkatkan komplikasi seperti serangan jantung.

Nah, kalau sudah berhenti merokok, Kamu akan meningkatkan kadar kolesterol baik. Dalam 20 menit pertama setelah berhenti merokok, tekanan darah dan detak jantung akan pulih. Sedangkan, dalam waktu 3 bulan berhenti, sirkulasi darah dan fungsi paru-paru pun akan membaik.

Sekarang Kamu tahu kan apa saja penyebab kolesterol tinggi selain makanan? Jika Kamu sudah melakukan pemeriksaan dan hasilnya tinggi, maka segeralah mengubah gaya hidupmu menjadi lebih sehat ya! Dengan begitu, Kamu pun bisa mencegah terjadinya komplikasi, seperti stroke ataupun serangan jantung. (sbc-02/gsc)

 




Tinggalkan Balasan

error: