Search
Selasa 14 Juli 2020
  • :
  • :

Selama Menstruasi, Hindari Konsumsi Makanan Ini

Starberita – Jakarta, Masa selama dan sebelum menstruasi terkadang menjadi hari-hari yang tidak mengenakkan bagi kaum wanita. Rasa nyeri, PMS atau sindrom pra-menstruasi, hingga darah yang keluar terlalu banyak bisa mengganggu aktivitas. Memang, ada obat pereda nyeri. Namun sebenarnya Anda bisa mengatasi masalah menstruasi dengan mengonsumsi makanan yang tepat. Sebab ada makanan yang sebaiknya dikonsumsi dan dihindari sebelum atau selama menstruasi.

Hindari:

Minuman Bersoda

Minuman bersoda mengandung gas yang menyebabkan perut kembung dan memicu nyeri saat menstruasi. Studi yang dilakukan oleh Karin Michels, professor dari Sekolah Kedokteran Harvard, AS, mengemukakan bahwa remaja putri yang sering mengonsumsi minuman bersoda, berpotensi mengalami menstruasi lebih dini. Sebab minuman bersoda mengandung gula tinggi yang mengakibatkan meningkatnya kadar insulin. “Saat level insulin tinggi, berarti kadar estrogen juga meningkat. Jumlah estrogen yang tinggi berkaitan dengan tingkat kesuburan yang ditandai dengan menstruasi,” jelas Michels.

Kopi

Dalam artikel tentang empat efek kafein dalam siklus menstruasi wanita di situs kesehatan MyDoctorFinder.com disebutkan bahwa kandungan kafein dalam kopi dapat memicu meningkatnya tekanan darah, detak jantung, dan menyebabkan dehidrasi. Mengonsumsi kopi, terutama di malam hari akan mengganggu pola tidur. Kurang tidur akan menyebabkan perubahan suasana hati serta kecemasan sehingga memperburuk masa PMS Anda.

Makanan Tinggi Garam

Jika Anda sering merasa nyeri tak tertahankan saat menstruasi, bisa jadi karena Anda kelebihan asupan sodium dalam tubuh. Sodium mampu mengikat air dalam tubuh dan kelebihan air dalam tubuh menyebabkan peregangan beberapa organ, termasuk organ reproduksi wanita. Ini sebabnya, Anda sebaiknya mengurangi asupan garam yang merupakan sumber sodium. Sumber garam tertinggi dari makanan biasanya berasal dari makanan beku, makanan cepat saji, makanan kalengan, keripik kentang, dan daging olahan seperti kornet, sosis, bakso, dan nugget.

Makanan Berlemak

Makanan tinggi lemak dapat memengaruhi kondisi hormon, sehingga menyebabkan suasana hati berubah-ubah, kram, dan membuat perut bergas. Di antaranya daging berlemak, burger, dan makanan penutup berbasis krim, memperburuk nyeri menstruasi dan menyebabkan peradangan di kulit sehingga muncul jerawat. Selain daging, Anda juga perlu menghindari lemak yang terdapat dalam produk olahan susu seperti keju, yoghurt, dan mentega.

Kale, Bayam, dan Brokoli

Kehilangan banyak darah selama menstruasi membuat kadar zat besi dalam tubuh menurun drastis. Ini sebabnya Anda harus menggantinya dengan makanan-makanan tinggi zat besi. Namun berhubung harus menghindari daging karena mengandung lemak, pilihlah sumber zat besi dari sayuran hijau seperti kale, bayam, dan brokoli.

Jeruk

Vitamin D dan kalsium dapat mengurangi perasaan depresi, cemas, dan memperbaiki suasana hati terutama di hari-hari menstruasi. Vitamin D berfungsi untuk mengatur enzim yang mengubah triptofan menjadi serotonin, neurotransmitter yang membantu mengatur suasana hati. Kombinasi antara kalsium dan vitamin D juga dapat mencegah gejala-gejala PMS seperti nyeri, sakit pinggang, dan kram perut. Karena susu dan produk turunannya yang banyak mengandung kalsium dan vitamin D masuk dalam daftar makanan yang tidak dianjurkan, maka dapatkan sumber alami vitamin D dan Kalsium dari buah jeruk, lemon, dan limau.

Pisang

Pisang merupakan makanan yang mampu meningkatkan suasana hati seseorang karena kandungan vitamin B6 yang tinggi di dalamnya. Pisang juga kaya akan kalium dan magnesium yang mampu mencegah kembung dan baik untuk pencernaan sehingga terhindar dari sakit perut selama menstruasi.

Semangka

Karena Anda disarankan mengonsumsi diet rendah garam, maka Anda harus memastikan asupan cairan tetap terjaga. Selain banyak mengonsumsi air, mengonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung air seperti semangka sangat membantu menjaga asupan cairan dalam tubuh dan mencegah sakit kepala.

Cokelat

Cokelat merupakan sumber magnesium alami yang tidak hanya mampu menstabilkan suasana hati, tetapi juga membantu mengatur serotonin atau hormon pemberi rasa bahagia. Tapi ingat, pastikan cokelat yang Anda pilih bukan cokelat susu atau cokelat putih yang telah dicampur susu dan gula tambahan. Pilihlah jenis cokelat hitam dengan kandungan kakao 60 persen atau lebih untuk mendapatkan manfaat maksimal dari cokelat. (sbc-02/auc)

 




Tinggalkan Balasan

error: