Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Paul Simanjuntak: Dishub Perlu Bantu Atur Lalulintas & Tertibkan Parkir Liar
Search
Selasa 12 November 2019
  • :
  • :

Paul Simanjuntak: Dishub Perlu Bantu Atur Lalulintas & Tertibkan Parkir Liar

Starberita – Medan, Kemacetan di Kota Medan semakin parah. Selain akibat banyaknya lahan parkir yang menjamur, kurang pedulinya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan terhadap pengaturan lalulintas juga disinyalir jadi penyebab bertambah macetnya Kota Medan.

“Kemacetan bisa diminimalisir kalau Dishub Kota Medan mau turun tangan mengatur lalulintas dan parkir yang semrawut di Kota Medan,” ujar anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, kepada wartawan di Medan, Senin (8/7/2019).

Untuk lalulintas di jalanan, Bendahara FPDI Perjuangan itu, meminta Dishub turun tangan membantu Polisi. “Dengan bantuan tenaga terutama saat pagi hari, diharapkan bisa mengurangi kemacetan jalan. Di beberapa tempat saat ini bisa dilihat kemacetan terutama pada pagi hari seperti di Jalan Panglima Denai, Aksara, Brigjend Katamso dan lainnya,” ujarnya.

Begitu juga masalah perparkiran, sebut Paul, hampir 90 persen jalan di Kota Medan sudah dijadikan lahan parkir. Salah satu cara untuk mengatasi itu, Paul, meminta Dishub untuk mendata ulang lahan parkir yang ada, sehingga bisa diatur lebih baik dari saat ini.

Selain untuk mengurangi kemacetan, pendataan ulang lahan parkir juga bertujuan untuk meningkatkan PAD. Karena menurutnya, hingga saat ini, serapan PAD dari sektor tersebut hanya Rp19,71 milliar  atau 45 persen dari target Rp43,81 milliar.

“Sementara PAD kita dari retribusi parkir tak sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan. Artinya, parkir pinggir jalan masih dikuasai oknum-oknum liar. Akibatnya, PAD dari sektor ini sangat sedikit sekali. Padahal kalau dilihat di lapangan, seharusnya besar,” jelasnya.

Paul mensinyalir ada permainan antara oknum di Dishub dengan pihak tertentu untuk kepentingan pribadi. Untuk itu, Simanjuntak mendesak agar pihak terkait melakukan pemeriksaan terhadap dugaan praktik kotor yang merugikan keuangan Kota Medan.

“Jangan nanti semua badan jalan jadi lokasi parkir. Tapi pendapatan ke Pemko Medan tidak juga naik. Artinya banyak kutipan liar yang dilakukan oknum tertentu untuk diri sendiri, ujarnya. Kita harapkan mereka bisa bekerja profesional dan tegas agar PAD yang didapatkan sesuai harapan,” ungkapnya. (sbc-02)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: