Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Ternyata, Konsumsi Jahe Bisa Turunkan Hipertensi
Search
Kamis 21 November 2019
  • :
  • :

Ternyata, Konsumsi Jahe Bisa Turunkan Hipertensi

Starberita – Jakarta, Saat perut terasa tidak nyaman, mual, masuk angin, batuk, atau pilek, minuman dari jahe kerap dijadikan andalan. Jahe adalah tanaman rimpang, yang sangat populer sebagai rempah dan bahan obat tradisional.

Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron.

Sebagai salah satu rempah yang cukup populer, banyak mitos yang selama ini dipercaya sebagai fakta dari jahe, dan berikut ini beberapa penjelasan tentang jahe dari dr. Lonah, SpFK.

Turunkan gula darah?

Hal ini merupakan mitos, karena jahe tidak dapat menurunkan kadar gula darah. Jahe memang memiliki manfaat sebagai anti-oksidan dan anti-inflamasi, namun hal tersebut tidak ada kaitannya dengan penurunan kadar gula darah.

Konsumsi obat darah tinggi tidak boleh bersamaan dengan konsumsi jahe?

Justru pada penderita hipertensi yang konsumsi obat darah tinggi bersamaan dengan jahe ditemukan adanya penurunan tekanan darah yang cukup bermakna dibanding mereka yang hanya mengkonsumsi obat penurun darah tinggi saja atau hanya minum jahe.

“Penderita tekanan darah boleh mengonsumsi jahe. Sudah ada penelitian, penderita hipertensi yang minum obat dan jahe mengalami penurunan tekanan darah yang bermakna, dibanding yang mengonsumsi obat saja atau jahe saja,” ujarnya menambahkan.

Sehatkan rambut?

Jahe justru menghambat pertumbuhan rambut dan memperpanjang masa rambut untuk dapat tumbuh kembali. Jahe justru bermanfaat untuk menghilangkan rambut pada bagian tubuh yang tidak diinginkan.

Melawan kanker?

“Sudah terdapat penelitian bahwa jahe ada aktivitas anti kanker, namun penelitian ini baru pre klinik, belum pada manusia. Kalau sebagai obat anti kanker pada manusia saat ini belum bisa dilakukan,” kata dokter Lonah.

Bentuk otot tubuh?

Bukan membentuk otot tubuh, melainkan jahe membantu mempercepat penyembuhan pada otot akibat cedera karena aktivitas atau intensitas tinggi.

Bersihkan darah?

Terdapat penelitian di mana subyek penelitian mengkonsumsi air jahe 2 gram per hari terdapat penurunan trigleserida tapi belum bisa di generalisasi pada manusia secara umum. “Perlu penelitian lebih lanjut dengan subjek lebih banyak,” jelasnya lagi. (sbc-02/vnc)

 




Tinggalkan Balasan

error: