Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Dewan Sarankan Pemko Medan Pakai Sistem Online Garap Potensi & Pembayaran Pajak
Search
Jumat 22 November 2019
  • :
  • :

Dewan Sarankan Pemko Medan Pakai Sistem Online Garap Potensi & Pembayaran Pajak

Starberita – Medan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Kota Medan menyarankan Pemerintah Kota Medan untuk membuat sistem online di dalam penggarapan potensi dan pembayaran pajak maupun retribusi sebagaimana yang telah direkomendasikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Sepertinya Pemko Medan terkesan mengkesampingkan dan abai dengan rekomedasi KPK itu,” sebut anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Medan, Bahrumsyah, kepada wartawan, usai sidang paripurna istimewa Hari Jadi Kota Medan ke-429 di DPRD Kota Medan, Jumat (28/6/2019) terkait rendahnya serapan pajak dan retribusi daerah Pemko Medan TA 2018.

Jika penggarapan serta pengelolaan potensi pajak dan retribusi dilaksanakan dengan sistem online, kata Bahrumsyah, Pemko Medan dapat meminimalisir hilang dan raibnya pendapatan yang ada.

Ketua Komisi II ini mengaku, miris melihat capaian pendapatan daerah Kota Medan tahun 2018, dimana Pemko Medan hanya mampu merealisasikan Rp4.253.618.758.532 atau 81,19 persen dari target sebesar Rp5.239.408.011.116.

“Apa dasar Pemko Medan membuat dan membukukan target pendapatan tersebut. Apakah melalui pengkajian atau hanya sekedar dibuat pihak administrasi,” tanya Bahrumsyah.

Sesungguhnya, nilai Bahrumsyah, target pendapatan yang dibuat Pemko Medan tidak sesuai dengan potensi yang ada. “Sebenarnya, potensi pendapatan yang dimiliki Pemko Medan jauh lebih tinggi dari target yang dibuat. Namun begitu,  target yang dibuat saja, Pemko Medan tidak mampu memenuhinya,” katanya.

Bahrumsyah juga menyayangkan lemahnya pengelolaan data dan sumber-sumber informasi keuangan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemko Medan dalam menyusun asumsi dan target pendapatan.

“Kita melihat ini kurangnya tanggungjawab dan kinerja para OPD di dalam menggarap potensi meningkatkan pendapatan sesuai dengan target yang telah dibuat, sehingga akhirnya antara target dengan realisasi jauh meleset,” ungkapnya. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: