Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – 5 Kab/Kota Minta Presiden Realisasikan Pembentukan Provinsi Sumteng
Search
Selasa 16 Juli 2019
  • :
  • :

5 Kab/Kota Minta Presiden Realisasikan Pembentukan Provinsi Sumteng

Starberita – Medan, Tim VII Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Daerah Pemilihan (Dapil) Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) mengusulkan kepada Pemerintah Pusat dan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk segera mencabut moratorium pemekaran daerah atau segera dibuka kembali “kran” pembentukan daerah otonomi baru (DOB), untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Dari hasil kunjungan kerja (Kunker) Tim VII ke 5 kabupaten/kota yakni Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Padang Lawas Utara (Paluta), Padang Lawas dan Kota Padang Sidempuan, masyarakat dari lima daerah itu sangat menginginkan lahirnya Provinsi Sumatera Tenggara (Sumteng), untuk mengejar ketertinggalan daerah itu dari daerah lain,” kata juru bicara Tim VII DPRD, Sumut Sutrisno Pangaribuan dalam rapat Paripurna dewan yang dipimpin Wakil Ketua Dewan Aduhot Simamora yang dihadiri Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, di Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (18/6/2019).

Dijelaskan Sutrisno, bahwa seperti diketahui, berkas-berkas usulan pemekaran Provinsi Sumteng sudah disampaikan kepada pemerintah pusat berbarengan dengan 2 usulan pembentukan provinsi baru di Sumut, seperti Provinsi Tapanuli dan Provinsi Kepulaua Nias. Ketiganya diinformasikan sudah memenuhi persyaratan.

“Tapi pembentukan provinsi baru ini terganjal adanya peraturan dari Presiden semasa dijabat oleh SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), yakni moratorium pemekaran atau pembentukan daerah otonomi baru, sehingga harapan masyarakat kandas,” tegasnya.

Namun ketika anggota lembaga legislatif melakukan Kunker ke 5 kabupaten/kota yang masuk kawasan Provinsi Sumteng, katanya, masyarakat dan para bupati/walikota ternyata sangat antusias menunggu lahirnya provinsi baru dan selalu mempertanyakan kapan disahkan Provinsi Sumteng tersebut.

Atas pertanyaan itu, tambah Sutrisno, Tim VII yang terdiri dari Fahrizal Efendi Nasution, Yasyir Ridho Loebis, Doli Sinomba Siregar, Safaruddin Siregar, Abdul Manan Nasution, Buranuddin Siregar, Ahmadan Harahap, Iskandar Sakti Batubara dan Roby Agusman sangat mengapresiasi dukungan konkrit bupati/wali kota dan masyarakat yang sudah tidak sabar lagi menunggu Provinsi Sumteng.

Berkaitan dengan itu, ujar Sutrisno yang juga Ketua Komisi D ini, melalui rapat paripurna DPRD Sumut meminta pimpinan dewan segera menyurati pemerintah pusat Cq Presiden RI agar moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB) segera dibuka kembali agar penanganan pembangunan kawasan Tabagsel dapat ditangani secara baik dan bermartabat.

Adapun pertimbangan usulan pembentukan Provinsi Sumteng ini, ujar Sutrisno, karena Tabagsel merupakan salah satu daerah yang paling jauh dari ibukota Provinsi Sumut dengan jarak tempuh sekira 12 – 20 jam, sehingga rentang kendali ke pusat pemerintahan tergolong sangat jauh.

“Atas dasar tersebut, 5 bupati/walikota yang berada dikawasan Tabagsel sangat berharap kepada Presiden segera merealisasikan usulan pembentukan Provinsi Sumteng dengan secepatnya mencabut moratorium pemekaran,” tambah Sutrisno sembari mengungkapkan keyakinannya, Presiden Jokowi akan mecabut moratorium tersebut. (sbc-03)




Tinggalkan Balasan

error: