Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Waspada! Sejumlah Wilayah di Indonesia Berpotensi Dilanda Gelombang Tinggi
Search
Selasa 16 Juli 2019
  • :
  • :

Waspada! Sejumlah Wilayah di Indonesia Berpotensi Dilanda Gelombang Tinggi

Starberita – Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sejumlah wilayah perairan Indonesia berpotensi dilanda gelombang tinggi hingga, Kamis (20/6/2019). Ketinggian gelombang bervariasi dari 1,25 hingga 4 meter. Masyarakat terutama nelayan diimbau waspada.

“Peningkatan gelombang tinggi terjadi menyusul adanya pola sirkulasi angin di Kalimantan Barat dan Samudera Pasifik Utara Papua. Pola angin di wilayah utara ekuator umumnya dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 4-20 knot, sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari timur-tenggara dengan kecepatan 4-25 knot,” lapor Bagian Humas BMKG dalam keterangan tertulis kepada media, Senin (17/6/2019).

BMKG memantau kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka utara Aceh, Samudera Hindia barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Samudera Hindia selatan Jawa, Laut Banda, Samudera Pasifik utara Halmahera hingga Papua, perairan utara Jayapura, Laut Arafuru.

“Kondisi ini dapat mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut,” tulis BMKG.

Dari hasil pantauan BMKG, terdapat peningkatan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti Selat Karimata, Laut Jawa, perairan utara Pulau Madura hingga Kepulauan Kangean, perairan selatan Kotabaru, Selat Makassar, perairan Bau Bau hingga Kepulauan Wakatobi, perairan Manui-Kendari, Teluk Tolo, Perairan Selatan Kepulauan Sula hingga Kepulauan Banggai, Laut Flores, Perairan Selatan Flores, Laut Sawu bagian utara, Laut Sulawesi bagian barat.

Kemudian perairan selatan Sulawesi Utara, perairan Bitung-Manado, Laut Maluku, Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, perairan Halmahera, Laut Halmahera, Samudera Pasifik utara Halmahera, Perairan Kepulauan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Kei hingga Kepulauan Aru, Laut Banda, Perairan Selatan Ambon, Laut Seram, Perairan Fak Fak-Kaimana, perairan Agats-Amamapere, perairan utara Papua, Teluk Cendrawasih, dan Laut Arafuru.

Beberapa perairan Indonesia lainnya juga berpotensi mengalami gelombang yang lebih tinggi dengan kisaran 2,5 hingga 4 meter. Wilayah tersebut adalah perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, Perairan Barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu hingga barat Lampung, Perairan Barat Kepulauan Enggano, Samudera Hindia barat Sumatera, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Banten hingga Pulau Sumba.

Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTT, Laut Sawu bagian selatan, Perairan Timor selatan NTT, Perairan Selatan Kepulauan Sermata hingga Aru, Laut Arafuru, serta Samudera Pasifik utara Biak hingga Jayapura.

BMKG mengimbau masyarakat, nelayan atau yang berlayar dengan kapal agar waspada. (sbc-03/okz)

 

 

 

 




Tinggalkan Balasan

error: