Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Gubsu Lepas Peserta STQ Nasional XXV 2019 di Pontianak
Search
Selasa 16 Juli 2019
  • :
  • :

Gubsu Lepas Peserta STQ Nasional XXV 2019 di Pontianak

Starberita – Medan, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) H Edy Rahmayadi meminta agar dilakukan doa dan Yasinan selama pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXV 2019 di Pontianak, Kalimantan Barat, 27 Juni-6 Juli mendatang. Agar para kafilah asal Sumut tetap semangat dan bertanding secara maksimal.

Hal itu disampaikan Gubernur pada Pelepasan Kafilah asal Sumut di Rumah Dinas Gubernur Sumut Jenderal Sudirman Nomor 41, Jumat (14/6/2019).

“Nama Sumut ini cukup berat. Karena beliau-beliau ini (kafilah) meletakkan dipundaknya 14 juta jiwa lebih (warga Sumut). Ini adalah pertandingan. Dulu Sumut diperhitungkan, tetapi akhir-akhir ini mungkin lupa, jadi tidak diperhitungkan,” ujar Gubernur di hadapan hadirin dan 20 peserta STQN XXV dari Sumut.

Dari pengalaman yang ada, kata Gubernur, bahwa MTQ Nasional 2018 di Sumut telah membawa provinsi ini memperoleh lima medali emas. Karena itu, pada event kali ini, dirinya ingin prestasi tersebut bisa dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Hal itu kemudian menjadi alasan mengapa 2019 ditargetkan setidaknya enam medali emas di STQ Nasional 2019 nanti.

“Sekarang kita ada 20 orang. Saya tak mau hanya lima emas. Kalau kemarin di sini kita dapat lima, kali ini minimal enam emas. Saya di sini hanya beroa kepada kalian semua. Karena itu untuk yang mendapat juara 1 kita hadiahi Rp100 juta, juara 2 sebesar Rp75 juta dan juara 3 Rp50 juta,” sebut Edy Rahmayadi.

Ketua Umum LPTQ Sumut Fuad Helmi Lubis menyebutkan, para peserta telah melewati seleksi pada STQH Provinsi di Tebingtinggi, April lalu. Dari seleksi itu, terpilih 20 orang yang terdiri dari qori/qoriah, hafiz/hafizah dan penghafal hadits. Selanjutnya dilakukan berbagai persiapan dan pelatihan, termasuk uji coba (try out), serta pendalaman. Bahkan selama di Pontianak, akan dilatih kembali selama kurang lebih 10 hari.

Bupati Labura Kharuddin Syah Sitorus juga menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan uang pembinaan kepada kafilah asal daerahnya yang berhasil membawa nama baik Sumut di kancah nasional. Jumlahnya juga sama besar dengan apa yang diberikan Gubernur. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: