Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Sudah BAB Perut Malah Makin Sakit? Apa Sebabnya
Search
Jumat 23 Agustus 2019
  • :
  • :

Sudah BAB Perut Malah Makin Sakit? Apa Sebabnya

Starberita –  Jakarta, Salah satu cara menyembuhkan sakit perut adalah dengan Buang air besar (BAB). Tapi, bagaimana jika BAB tidak membuat perut terasa lega?

Perut terkadang masih terasa mulas dan sakit beberapa saat setelah BAB. Anda mungkin tak perlu khawatir jika kondisi ini hanya terjadi sesekali dan sifatnya ringan. Namun, bagaimana jika sering mengalaminya?

Perut terdiri atas berbagai organ dan saluran yang terlibat dalam sistem pencernaan. Rasa sakit yang Anda alami merupakan gejala yang sangat umum. Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya. Tapi ini merupakan gejala umum yang dialami orang.

  1. Sakit perut dalam waktu lama

Sakit perut yang ringan atau muncul dalam waktu singkat biasanya akan hilang dengan sendirinya tanpa menimbulkan bahaya. Jenis sakit perut yang perlu Anda waspadai adalah yang muncul tiba-tiba dengan intensitas parah pada area tertentu.

Rasa sakit pada bagian bawah perut bisa menandakan adanya masalah pada usus. Nyeri pada bagian atas perut bisa menjadi gejala dari gangguan hati dan empedu. Sementara rasa sakit pada bagian tengah perut dapat muncul akibat penyakit pada lambung.

  1. Sakit perut disertai kembung

Gas terbentuk secara alamiah di dalam usus dan saluran pencernaan. Produksi gas berlebih atau gas yang menumpuk dapat membuat perut terasa tertekan, kembung, penuh, atau terasa sakit setelah BAB.

Sakit perut akibat gas memiliki gejala, seperti rasa sakit hilang timbul setiap beberapa menit, terasa sesuatu yang bergerak dalam perut, perut tampak kembung, sendawa atau buang angin atau bahkan Anda mengalami diare atau sembelit.

  1. Diare atau muntaber

Sakit perut mendadak setelah BAB disertai diare bisa jadi gejala dari penyakit muntaber (gastroenteritis). Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus pada saluran pencernaan akibat mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.

Muntaber biasanya akan hilang setelah beberapa hari, tapi gejalanya masih dapat muncul selama pemulihan. Anda pun berisiko mengalami dehidrasi akibat diare berulang kali. Cegahlah dengan mengonsumsi makanan lembut dan cairan yang cukup hingga gejala membaik.

  1. Irritable bowel syndrome (IBS)

Rasa sakit yang muncul pada perut setelah BAB bisa jadi tanda Anda terkena IBS, meski tidak selalu. Gejala lain yang menyertai IBS antara lain, kram bagian bawah atau seluruh perut, mulas yang muncul dengan cepat, sering kali disertai diare, sembelit, tidak bisa makan makanan jenis tertentu, perut sering kembung dan rasa lelah dan sulit tidur.

IBS tidak dapat disembuhkan dengan cepat, tapi Anda dapat mengatasi gejalanya dengan beberapa cara. Misalnya mengubah pola makan dan gaya hidup, mengonsumsi obat, atau terapi. (sbc-02/okz)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: