Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Soal Ramadhan Fair, DPRD Medan akan Panggil Kadis Kebudayaan
Search
Selasa 19 November 2019
  • :
  • :

Soal Ramadhan Fair, DPRD Medan akan Panggil Kadis Kebudayaan

Starberita – Medan, Komisi III DPRD Kota Medan akan memanggil Dinas Kebudayaan Kota Medan selaku penanggungjawab pelaksanaan Ramadhan Fair guna mengevaluasi kinerjanya. Pasalnya, even tahunan itu terkesan menjadi “ajang” bisnis bagi oknum tertentu.

“Mungkin sehabis lebaran, baru kita panggil Kadisnya,” kata Sekretaris Komisi III DPRD Kota Medan, Zulkifli Lubis, kepada wartawan di Medan, Kamis (30/5/2019).

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengaku, sudah sering mendengar adanya praktek jual beli stand di Ramadhan Fair.

Namun, untuk menguatkan tudingan itu, dibutuhkan bukti yang kuat. “Seperti adanya kwitansi jual beli stand. Jadi, bisa ditelusuri siapa oknum-oknum yang bermain,” ujar Zulkifli.

Dia memperkirakan pemanggilan terhadap Dinas Kebudayaan sekitar tanggal 10 Juni mendatang. “Kita upayakan agar tahun depan tak lagi terulang hal-hal kayak gini. Padahal Walikota sudah menginstruksikan stand gratis untuk UMKM, tapi malah dibisniskan. Disini kita minta ketegasan Walikota agar menindak Kadis yang tidak mampu menjalankan instruksinya,” tegas Zulkifli.

Dia menambahkan, tak hanya persoalan stand yang dibisniskan. Namun juga persoalan parkir. Seyogyanya parkir gratis, tapi malah dikutip bayaran. Parahnya lagi, bayaran yang diminta malah melebihi ketentuan. Untuk sepeda motor Rp5 ribu dan mobil Rp10 ribu.

“Bagaimana perhelatan mau sukses kalau harga parkir mahal. Tentunya pengunjung pun enggan datang. Apalagi kalau tak ada inovasi yang dilakukan, sehingga kesannya ajang Ramadhan Fair ini hanya untuk menjalankan agenda saja. Tapi tak ada perubahan,” kritik Zulkifli.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu, sejumlah mahasiswa menggelar aksi di depan Kantor Walikota Medan dan DPRD Medan. Mereka menuding praktik pungli marak di ajang Ramadhan Fair.

Stand dan lapak yang berjumlah sekitar 200 lebih tersebut, diduga berbayar atau dipungut biaya. Tarif yang dipasang untuk mendapatkan stand dan lapak berkisar Rp3 juta hingga Rp5 juta. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: