Search
Senin 30 Maret 2020
  • :
  • :

Konsumsi Sayur & Buah Selama Ramadhan Bisa Kontrol Gula Darah

Starberita – Jakarta, Konsumsi sayur dan buah sering dilewatkan selama bulan Ramadan. Padahal, sayur dan buah memiliki manfaat dan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan.

Banyak manfaat lain yang bisa didapatkan dengan tetap mengonsumsi sayur dan buah pada saat berpuasa. Mulai dari mampu membuat rasa kenyang lebih lama apabila mengonsumsi buah dan sayur pada saat sahur. Berikut 3 manfaat mengonsumsi sayur dan buah selama bulan puasa.

  1. Kenyang lebih lama

Tahukah Anda jika sayuran tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, menurut Dokter Ahli Gizi
Dr. Jovita Amelia, MSc, SpGK, mengonsumsi sayuran juga bisa menjaga ketahanan tubuh selama berpuasa karena sayur mengandung serat yang berguna untuk menahan lapar.

“Banyak makan sayur dan buah karena mengandung serat sehingga saat berpuasa tidak terkena dehidrasi juga dan kalau serat cukup, maka terpenuhi juga kebutuhan protein dan yang lainnya,” kata Jovita.

Hal itu karena buah sifatnya fruktosa sehingga glukosanya tidak meningkat dengan cepat, ditambah lagi indeks glikemiknya rendah membuat gula darah tetap stabil. Sebab, apabila mengkonsumsi makanan yang tinggi glikemik akan membuat cepat lapar.

  1. Menjaga daya tahan tubuh

Dalam buah dan sayur mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan dalam menjaga daya tahan tubuh. Apabila dalam satu bulan kebutuhan buah dan sayur tidak terpenuhi maka akan memengaruhi ketahanan tubuh.

“Produk nabati itu berbeda dengan hewani, memiliki serat dan tidak mengandung kolestrol. Serat itu banyak antioksidan, vitamin C serta betakaroten yang baik sekali untuk kesehatan,” tambah dokter Vegetarian, dr. Susianto.

  1. Kontrol gula darah

“Sayur dan buah itu mengandung vitamin, mineral dan serat larut yang penting untuk mengontrol gula darah dan mencegah kanker usus dan tidak dapat ditemukan dalam produk hewani,” tutur dr. Susianto.

Menjaga konsumsi buah dan sayur selama berpuasa juga membantu kontrol gula darah kita selama puasa. Sehingga terhindar dari hipoglikemi, terutama pada orang penderita diabetes melitus. (sbc-02/vnc)

 




Tinggalkan Balasan

error: