Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Benjolan di Tubuh Tapi Tak Sakit, Harus Tetap Waspada!
Search
Jumat 6 Desember 2019
  • :
  • :

Benjolan di Tubuh Tapi Tak Sakit, Harus Tetap Waspada!

Starberita – Jakarta, Sebagian Geng Sehat pasti pernah merasakan benjolan di tubuh tapi tidak terasa sakit saat ditekan-tekan. Mungkin Gengs pernah bertanya-tanya, apakah benjolan seperti ini berbahaya atau tidak.

Banyak kasus penderita kanker yang mengungkapkan bahwa penyakit mereka berkembang dari benjolan yang muncul tiba-tiba namun dibiarkan begitu saja. Benjolan yang muncul tiba-tiba ini sering terdapat di payudara, leher dan area genital.

Sebenarnya apakah benjolan di tubuh yang tidak terasa sakit itu? Kapan harus ke dokter? Simak penjelasannya berikut! 

Benjolan di Tubuh Tapi Tidak Terasa Sakit

Semua orang merasa khawatir akan hadirnya penyakit serius. Tapi, Kamu tidak perlu khawatir berlebihan Gengs, tidak semua benjolan mengindikasikan kanker bisa jadi hanya masalah yang tidak berbahaya.

Inilah beberapa kemungkinan benjolan di tubuh tapi tidak terasa sakit:

  1. Nolud Tiroid

Benjolan keras di leher merupakan salah satu pertanda dari nodul tiroid. Nodul tiroid ini umumnya bersifat jinak apabila tidak terasa menyakitkan dan tidak berpindah-pindah ke bagian leher lainnya, atau tidak semakin membesar.

Penyebab munculnya nodul ini masih belum diketahui hingga saat ini. Bahkan gejalanya pun bisa saja berbeda-beda, misalnya benjolan di leher tidak mudah bergerak tetapi dokter mendiagnosis sebagai nolud tiroid.

Namun jika benjolan di lehermu terasa mengganggu dan membuat cemas, sebaiknya periksakan ke dokter agar Kamu lebih tenang dan menyingkirkan penyebab lainnya misalnya limfoma.

  1. Kista

Penyakit kista sangat erat kaitannya dengan wanita. Kista biasanya tumbuh di sekitar payudara atau di organ reproduksi wanita. Benjolan lembut di area genital mungkin terjadi karena terbentunya saluran minyak hingga dapat menyebabkan kista epidermoid.

Benjolan kista biasanya terasa seperti buah anggur, berteksur sangat lembut dan mudah digerak-gerakan. Apabila Kamu merasakan gejala tersebut, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah dengan mengkompresnya dengan air hangat dan oleskan krim antibiotik.

Benjolan ini tidak menyebabkan rasa sakit pada penderitanya. Namun, jika tidak kunjung menghilang sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

  1. Lipoma

Lipoma pasti sering Kamu dengar Gengs. Lipoma berupa seperti bola cincin yang dapat bergerak dengan sangat mudah. Benjolan ini berupa timbunan lemak yang kerap kali muncul pada bagian kaki dan lengan. Penyebab utama penyakit ini adalah genetik yang tidak berbahaya. Namun, jika semakin membesar dapat mengenai pembuluh saraf atau darah.

  1. Fibroadenoma

Geng Sehat pernah mendengar apa itu fibroadenoma? Yaps betul sekali, penyakit ini dimulai dari benjolan bulat di dalam jaringan payudara yang sangat mudah bergerak-gerak. Hingga hari ini, fibroadenoma belum diketahui penyebabnya, namun seringkali terjadi pada wanita dengan rentang usia 20 hingga 30 tahun.

Jika dokter menemukan penyakit ini, biasanya ia akan menyarankan untuk melakukan biopsi atau aspirasi jarum halus untuk menginformasian bahwa hal tersebut tidak ada kaitannya dengan kanker payudara.Apapun benjolan yang Kamu temukan di payudara, sebaiknya segera cek ke dokter ya!.

  1. Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening merupakan penyakit yang banyak ditemukan oleh orang-orang yang memiliki benjolan yang muncul secara tiba-tiba. Biasanya benjolan terletak pada ketiak dan leher terutama di bawah rahang, belakang telinga dan dasar tengkorak.

Benjolan bisa muncul mengikuti infeksi bakteri atau virus. Pembengkakan akan menghilang sekitar 3 minggu, apabila tidak kunjung hilang segera waspadai dan konsultasikan ke dokter.

Benjolan di tubuh tapi tidak terasa sakit umumnya bersifat jinak dan tidak berbahaya karena tidak sampai berkembang menjadi kanker. Namun, gejala ini tetap tidak boleh dianggap enteng ya Gengs! Kamu harus mewaspadainya karena dapat berakibat fatal pada kesehatan jangka panjang.

Selain itu, karena sifatnya yang jinak  seringkali membuat orang dengan benjolan di tubuh tapi tidak terasa sakit lantas cenderung abai dan tidak mau melakukan pengobatan. Padahal, gejala apapun yang ada di dalam tubuhmu tidak ada salahnya jika dilakukan langkah antisipasi. Semakin cepat diobati maka akan semakin baik hasilnya. (sbc-02/gsc)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: