Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Yuk, Kenali Kanker Kelenjar Getah Bening
Search
Minggu 20 Oktober 2019
  • :
  • :

Yuk, Kenali Kanker Kelenjar Getah Bening

Starberita – Jakarta, Kabar duka datang dari Ustaz Arifin Ilham. Setelah berjuang melawan kanker kelenjar getah bening yang dideritanya, ustaz kondang itu akhirnya menghembuskan napas terakhir pada Rabu, 22 Mei 2019.

Kabar ini disampaikan langsung oleh anaknya, Alvin lewat akunnya di Instagram. “Innalillahiwainnailaihi rojiun. Telah wafat Abi kami tercinta Abi @kh_m_arifin_ilham. Semoga Allah terima amal ibadahnya, diampuni semua dosanya, dimasukkan ke surganya Allah SWT,” tulis Alvin.

Lantas, apa sebenarnya penyebab terjadinya kelenjar getah bening yang merenggut nyawa Ustaz Arifin Ilham?

Dilaporkan, dokter sendiri masih belum yakin apa yang menyebabkan limfoma atau kelenjar getah bening itu. Ini kerap terjadi ketika sel darah putih yang melawan penyakit yang disebut limfosit mengembangkan mutasi genetik.

Mutasi juga memungkinkan sel untuk terus berkembang biak dengan cepat. Hal ini menyebabkan terlalu banyak limfosit yang sakit dan tidak efektif dalam kelenjar getah bening dan menyebabkan kelenjar getah bening membengkak.

Kasus ini juga lebih banyak terjadi pada laki-laki. Umumnya, kelenjar getah bening lebih sering terjadi pada orang dewasa muda, dan orang di atas usia 55 tahun.  Selain itu, limfoma lebih sering terjadi pada orang dengan sistem kekebalan tubuh terganggu atau pada orang yang menggunakan obat yang menekan sistem kekebalan tubuh mereka.

Penyakit ini umumnya diawali dengan gejala pembengkakan kelenjar getah bening tanpa rasa sakit di leher, ketiak, atau pangkal paha, kelelahan terus-menerus, demam, berkeringat di malam hari, sesak napas, hingga penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan. Segera pergi ke dokter ketika menemukan semua gejala itu secara terus menerus.

Pengobatan limfoma yang terbaik untuk Anda tergantung pada jenis limfoma dan beratnya. Pengobatannya bisa berupa kemoterapi, obat imunoterapi, terapi radiasi, transplantasi sumsum tulang atau beberapa kombinasi dari pengobatan tersebut. (sbc-02/vnc)

 




Tinggalkan Balasan

error: