Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Bahrumsyah: Kita Fokus Prioritaskan PBI BPJS
Search
Selasa 23 Juli 2019
  • :
  • :

Bahrumsyah: Kita Fokus Prioritaskan PBI BPJS

Starberita – Medan, Ketua Komisi II DPRD Kota Medan, T Bahrumsyah, dengan tegas menyatakan pihaknya tetap fokus memperjuangkan PBI BPJS untuk warga Kota Medan.

“Kita tetap memperjuangkan penambahan kuota 80 ribu warga itu. Terlepas dari siapa yang mengurus, kami dari Komisi II tetap akan meminta Pemko Medan segera mendistribusikan kartu PBI,” tegas Bahrumsyah menjawab wartawan di Medan, Kamis (16/5/2019).

Ketua Fraksi PAN ini mengakui, Pemko Medan melalui Dinas Kesehatan belum mendistribusikan 12 ribu kartu PBI BPJS. Salah satu penyebabnya, karena Dinkes ingin Dinas Sosial terlebih dulu melakukan verifikasi berkas.

“Itu sah-sah saja, jika ingin verifikasi berkas layak atau tidaknya menerima KIS. Kami beranggapan semua warga Medan layak menerima, terutama mereka yang tidak mampu, termasuk warga yang dulunya menjadi peserta BPJS mandiri kemudian tak sanggup lagi membayar iuran. Berarti mereka itukan tidak mampu, jadi layak mendapat PBI,” kata Bahrumsyah.

Bahrumsyah tidak menampik, ada keresahan warga lantaran adanya wacana Pemko Medan membatalkan distribusi kartu PBI BPJS.

Dari segi aturan, menurut Bahrumsyah, kebijakan Pemko yang akan membatalkan distribusi kartu BPJS itu melanggar. Karena bukan saja Pemko dan DPRD mengesahkan anggarannya, tapi juga kartunya telah dicetak dan tinggal didistribusikan saja. “Artiny,  nama-nama warga penerima BPJS PBI sudah ada,” sebutnya.

Menindaklanjuti persoalan PBI BPJS, Komisi II akan kembali memanggil Dinas Kesehatan. “Senin ini sudah dijadwalkan, Dinkes kita panggil untuk menanyakan lagi kendala pendistribusian PBI BPJS,” kata Bahrum.

Sebelumnya, Ani Koto, warga Jalan Pelajar, Kecamatan Medan Denai mengaku sejak 6 bulan lalu sudah mengajukan permohonan KIS untuk 8 anggota keluarganya, namun hingga Pemilu serentak berakhir, KIS yang diidamkan tak kunjung diterima.

“Awak berharap kali dapat KIS ini, tapi sampai sekarang tak ada. Janjinya dulu dikasi sebelum Pemilu, udah siap Pemilu tak dapat juga. Udah bolak-balik awak datangi, tapi sepertinya udah kurang peduli,” kata ibu beranak lima ini.

Keresahan sama juga disampaikan, Irma, warga Marelan, Kelurahan Tanah 600. Sudah hampir setahun dia menunggu KIS, tapi tak diterimanya. “Memang ngurusnya gratis, titip saja sama TS-nya Caleg. Tapi, setelah Calegnya kalah, udah gak open lagi orang itu,” keluhnya. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: