Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Hati-hati, Kebanyakan Makan Cincau Bisa Berbahaya
Search
Kamis 18 Juli 2019
  • :
  • :

Hati-hati, Kebanyakan Makan Cincau Bisa Berbahaya

Starberita – Jakarta, Berbuka puasa akan terasa nikmat jika menyeruput minuman dingin. Salah satu jenis minuman dingin favorit masyarakat Indonesia adalah es cincau karena memberi sensasi segar dan adem di perut.

Selain itu, juga melegakan tenggorokan dan dipercaya bisa mengobati sejumlah masalah kesehatan pada tubuh. Spesialis gizi klinis, dr. Samuel Oetoro Sp.GK menjelaskan bahwa cincau baik bagi sistem pencernaan.

“Karena cincau mengandung serat, dengan serat itu bisa membuat seseorang mudah buang air besar,” kata dia.

Disamping baik untuk pencernaan, cincau juga bisa membantu mencegah seseorang terkena kanker. Ini lantaran adanya kandungan antioksidan pada daun cincau.

“Ini baik untuk sebagai pencegahan karena daun cincau yang berwarna hijau memiliki kandungan antioksidan yang bisa mencegah radikal bebas. Radikal bebas sendiri merupakan penyebab utama kanker di tubuh manusia,” tuturnya.

Sementara itu, ada dua jenis cincau yang banyak dikonsumsi masyarakat, yaitu cincau hitam dan hijau. Dari dua jenis ini, manakah yang paling baik bagi kesehatan?

Samuel menjelaskan bahwa cincau hijau lebih baik dibandingkan cincau hitam. Itu karena cincau hijau dari daun cincau yang ditambahkan air, kemudian diperas dan air perasaan didiamkan hingga menghasilkan cincau hijau. Ini berbeda dengan cincau hitam.

“Kalau cincau hitam ada campuran tepung, berarti kita masukkan gula, tepung, itu adalah gula sederhana, belum lagi campur merang supaya kenyal. Sebenarnya pilihan aspek kesehatan adalah cincau hijau,” ujarnya.

Dia mengingatkan ada bahaya mengonsumsi cincau hitam secara terus-menerus, yakni bisa memicu seseorang terkena diabetes. Ini mengingat cincau hitam mengandung karbohidrat sederhana.

“Kalau terus-terusan asupan karbohidrat bisa picu diabetes. Kalau yang punya penyakit lambung, makan ini dalam keadaan perut kosong bisa merangsang asam lambung naik,” kata dia. (sbc-02/vnc)

 




Tinggalkan Balasan

error: