Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Perdalam Soal Anggaran, DPRD Nisel Belajar ke DPRD Medan
Search
Selasa 23 Juli 2019
  • :
  • :

Perdalam Soal Anggaran, DPRD Nisel Belajar ke DPRD Medan

Starberita – Medan, Sejumlah anggota DPRD Nias Selatan (Nisel), Selasa (14/5/2019) melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Medan guna mempelajari persoalan anggaran

Kehadiran rombongan DPRD Nisel yang dipimpin Ketua Komisi III, Asazatulo Giawa, diterima anggota DPRD Kota Medan, Irsal Fikri dan Beston Sinaga.

Asazatulo Giawa minta masukan kepada DPRD Medan terkait anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dan pelaksanaanya di lapangan.

“Ada benerapa permasalahan di Nisel, salah satunya terkait DAK dan adanya pengalihan anggaran. Apakah itu juga terjadi di Medan,” tanyanya.

Pembahasan anggaran di Nisel, sebut Giawa, sepetinya banyak kerancuan. “Misalnya saja pembahasan anggaran dilakukan Komisi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Namun, hasil pembahasan Komisi kemudian berubah saat hasil pembahasan dibawa ke tahap sinkronisasi yang dilakukan Badan Anggaran dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Ini yang terjadi di DPRD Nisel,” terangnya.

Terkait hal itu, Beston Sinaga, menilai pembahasan anggaran yang terjadi di Nisel tidak bisa dibenarkan. “Seperti rapat di Komisi pasti ada notulensinya. Jika ada perubahan di rapat Banggar dan tidak diberitahukan, maka anggota DPRD bisa menuangkannya di dalam pandangan umum fraksi,” jelas Beston.

Begitu juga dengan perubahan anggaran DAK, sebut Beston, eksekutif harus memberitahukan terkait perubahan itu ke DPRD. “Mana bisa anggaran untuk pembangunan fisik sekolah misalnya, kemudian dialihkan ke jalan,” katanya.

Hal yang sama, kata Beston, pernah terjadi di DPRD Medan, dimana gara-gara persoalan anggaran tersebut, Komisi menghapus Dinas Pendidikan dari daftar pembahasan dengan OPD.

“Komisi II DPRD Medan pernah tidak membahas anggaran Dinas Pendidikan dan mendesak pencopotan Kadis terkait adanya ketidakberesan pembahasan anggaran,” katanya.

Sedangkan, Irsal Fikri, menyarankan agar DPRD Nisel dan Pemkab melakukan komunikasi yang intensif. “Di Medan, kami membangun komunikasi yang baik dengan eksekutif. Kami juga menyarankan agar hal yang sama dilakukan DPRD Nisel,” ujarnya. (sbc-02)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: