Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Siapa yang Rebut Trofi Pertama, Klopp atau Pochettino?
Search
Selasa 22 Oktober 2019
  • :
  • :

Siapa yang Rebut Trofi Pertama, Klopp atau Pochettino?

Starberita – Jakarta, Jurgen Klopp dan Mauricio Pochettino akan beradu taktik di final Liga Champions 2018-2019 yang mempertemukan Liverpool vs Tottenham Hotspur pada, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB. Gengsi dipertaruhkan di laga nanti.

Selain demi mempertahankan eksistensi, kemenangan berarti penting bagi Klopp dan Pochettino. Sebab, trofi Liga Champions merupakan gelar pertama bagi Klopp dan Pochettino dalam kapasitas mereka sebagai pelatih Liverpool dan Tottenham (dengan asumsi Klopp gagal membawa Liverpool juara Liga Inggris 2018-2019).

Pochettino ditunjuk sebagai pelatih The Lilywhites –julukan Tottenham– pada 2014-2015. Selama lima musim menjabat, pencapaian terbaik pelatih asal Argentina itu bersama Tottenham adalah mengantarkan Harry Kane dan kawan-kawan finis di posisi dua Liga Inggris 2016-2017.

Sementara untuk Klopp, ia sudah tiga kali membawa Liverpool finis runner-up di tiga ajang berbeda, semenjak menjadi juru taktik Roberto Firmino dan kawan-kawan pada 2015-2016. Sebut saja Piala Liga Inggris dan Liga Eropa 2015-2016, serta Liga Champions 2017-2018.

Karena itu, gelar Liga Champions akan sangat berarti bagi Klopp dan Pochettino. Terkhusus Klopp, pelatih asal Jerman itu bakal diminta pertanggungjawabannya soal ucapannya saat pertama kali ditunjuk sebagai pelatih Liverpool pada 8 Oktober 2015.

Saat itu, Klopp meminta kepada manajemen Liverpool untuk memberinya waktu empat tahun demi menghadirkan satu trofi. Jika dirinya gagal menghadirkan trofi, Klopp mengaku siap melanjutkan karier di Liga Swiss.

Raksasa Swiss, FC Basel, bahkan sudah siap memberikan tempat kepada Klopp. Namun, bukan sebagai pelatih, melainkan staf klub biasa. Karena itu, menarik menanti siapa yang akhirnya tersenyum, Klopp atau Pochettino? (sbc-02/okz)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: