Search
Kamis 6 Agustus 2020
  • :
  • :

Barcelona Harus Pecat Valverde, Ini 3 Alasannya

Starberita – Jakarta, Barcelona baru saja menelan pil pahit usai tersingkir dari ajang Liga Champiosn 2018-2019. Lionel Messi dan kolega gagal melaju ke babak final setelah kalah 4-3 secara agregat dari Liverpool. Setelah unggul 3-0 di leg pertama di Camp Nou, raksasa Catalan tampil sangat buruk hingga akhirnya kalah 4-0 pada leg kedua yang berlangsung Anfield.

Atas hasil buruk tersebut, nama Ernesto Valverde pun menjadi sasaran ketidak puasan para fans Barca. Tidak sedikit bahkan yang menginginkan pelatih asal Spanyol itu cabut dari kursi kepelatihan Blaugrana –julukan Barca. Akan tetapi, patut diingat Valverde juga yang mengantarkan Barca meraih dua gelar juara musim ini, yakni Juara Liga Spanyol 2018-2019, dan ajang Copa del Rey.

  1. Valverde dinilai tidak berani ambil keputusan dan terlalu bergantung kepada sosok Messi

Tidak diragukan lagi jika Barcelona di tangan Valverde cenderung lebih bergantung dengan sosok Lionel Messi. Meski La Pulga –julukan Messi– sudah sejak lama menjadi andalan Barca, akan tetapi semenjak di era Valverde hal itu kian kental terasa.

Barca bahkan kerap kesulitan untuk mengalahkan lawan jika megabintang Argentina itu tidak berada dalam skuad. Hal ini jelas tidak terlepas dari miskinnya taktik yang dimili Valverde. Padahal, tidak sedikit pemain yang diniliki Barca untuk bisa diandalkan di lini depan.

  1. Membawa pengaruh rasa puas diri dan mental buruk bagi Barca

Meski kehilangan pemain sekelas Neymar yang memilih hengkang ke Paris Saint-Germain (PSG), Barca tetap memiliki banyak pemain bintang dalam skuad mereka. Sayangnya, perlahan rasa puas diri dan mental yang buruk membuat mereka harus membayar mahal hal itu pada beberapa tahun terakhir.

Mereka menganggap Roma enteng setelah kemenangan leg pertama perempat final Liga Champions musim lalu hingga harus membayar mahal untuk itu. Dan itu juga terjadi di semifinal musim ini saat menghadapi Liverpool. Sayangnya, Valverde benar-benar tidak punya ide untuk menghentikannya terjadi.

. Miskin taktik yang membuat permainan Barcelona mudah terbaca lawan

Ernesto Valverde dinilai tidak memiliki fleksibilitas taktis. Pelatih asal Spanyol itu cenderung takut mengambil keputusan ketika dihadapkan pada situasi yang kurang menguntungkan. Valverde lebih mengandalkan sosok Messi di lini depan Barca.

Alhasil, ketika pemainnya itu mendapat pengawalan ketat, Barca cenderung kesulitan untuk menciptakan peluang di daerah pertahanan lawan. Hal ini perlahan mulai terbaca tim lain. Ketika mereka bisa mematikan pergerakan Messi, mereka hampir selalu sukses mengimbangi permainan Barca. Banyak yang beranggapan hal itu terjadi karena Valverde tidak memiliki opsi lain dalam strateginya. (sbc-02/okz)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: