Search
Senin 10 Agustus 2020
  • :
  • :

Soal Listrik Padam, Pemprovsu Akan Panggil PLN untuk Duduk Bersama

Starberita – Rantau Parapat, Menyikapi soal PLN yang masih melakukan pemadaman di sejumlah daerah di Sumut pasca keluarnya imbauan Gubsu agar tidak ada lagi pemadaman selama bulan ramadhan, Sekdaprovsu, R. Sabrina mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan segera memanggil pihak PLN dan juga pihak terkait lainnya.

“Insya Allah mungkin dalam beberapa hari ini, senin atau selasa kita mau memanggil semuanya untuk membahas ini (listrik),” sebut Sabrina saat ditemui usai melaksanakan Safari Ramadhan di Rumah Dinas Bupati Labuhan Batu, Jumat (10/5/2019).

Kemudian Sabrina menjelaskan bahwa pemadaman yang kembali dilakukan PLN pasca adanya imbauan Gubsu dikarenakan kurangnya pasokan gas. Sehingga hal tersebut membuat turbin yang ada di Belawan tidak dapat bekerja secara masksimal. Akibatnya, PLN pun kembali melakukan pemadaman listirk.

“Kok mati lagi, nah ini kenapa? Kita tanya lagi ke mereka. Rupanya yang ini beda lagi, pasokan gas untuk memutar turbin di belawan itu tidak cukup. Sehingga untuk menghidupkan pembangkitnya itu tidak bisa, itu menurut rilis yang mereka bilang,” kata Sabrina

Dikatakan padanya, ketika dipertanyakan kenapa bisa mati lampu ataupun kurang pasokan gas, PLN selalu menjadikan alasan bahwa hal tersebut dikarenakan banyaknya masyarakat yang membayar tagihan tidak pada waktunya. Mendengar hal itu, Sabrina pun mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa menyimpulkan langsung hal tersebut sebelum mempertanyakan kepada pihak PLN secara langsung.

“Kita kan belum tau, nantilah kita dengar setelah kita tanyakan langsung. Sebab itukan masih prediksi kita saja. Dan itukan belum tentu. Jadikan kita bisa bilang soal gas atau apa setelah kita bertemu dengan mereka langsung,” ucap Sabrina.

“Toh PLN itukan untuk kebutuhan orang banyak. Waktu dahulu juga PLN tidak bayar membayar solar ke pertamina, masih tetap mereka jalankan. Karena kadang-kadang bisnis itu belum tentu bisa dibayarkan sekarang. Tapi kitakan belum tau, apakah bisnisnya itu. Apakah masalahnya ini soal bayar membayar, atau memang masalah pasokan gas yang ada di Sumut ini berkurang. Itulah yang kita perlu tau dulu,” tambahnya.

Oleh karenanya, Sabrina mengatakan bahwa Pemprovsu akan terus memonitoring dan mempertanyakannya hal tersebut terhadap PLN. Untuk itu, kata Sabrina, Pemprovsu berencana akan memanggil pihak PLN dan juga PGN serta stakeholder terkait lainnya untuk membahas apa yang terjadi sebenarnya.

“Kita akan memanggil mereka dan membahasnya bersama bagaimana seharusnya. Pokonya dalam bulan ramadhan ini kita harus usahakanlah. Kalau bisa jangan hanya di bulan ramadhan saja, tetapi seterusnya juga sehingga tidak ada lagi pemadaman listrik ini,” pungkas Sabrina. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: