Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Istilah Penting Tentang Diabetes Ini Harus Diketahui!
Search
Selasa 24 September 2019
  • :
  • :

Istilah Penting Tentang Diabetes Ini Harus Diketahui!

Starberita – Jakarta, Baru didiagnosis diabetes? Mungkin Diabestfriends masih belum tahu banyak informasi tentang penyakit ini. Nah, sebelum tahu lebih dalam tentang diabetes, Diabestfriends harus tahu istilah-istilah penting tentang penyakit ini!

Sebelum berdiskusi lebih jauh dengan dokter, berikut istilah-istilah penting tentang diabetes yang perlu Diabestfriends ketahui.

Gula Darah

Gula darah adalah jenis gula yang digunakan sel sebagai energi. Tubuh memperoleh gula darah dari makanan yang Diabestfriends konsumsi, kemudian diantarkan ke dalam sel-sel lewat darah.

Kadar gula darah adalah jumlah gula darah yang ada di dalam darah. Kadar gula darah diukur dalam satuan miligram per desiliter (mg/dL).

Hiperglikemia dan Hipoglikemia

Keduanya adalah istilah yang digunakan untuk kadar gula darah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah. Biasanya, yang sudah termasuk hiperglikemia adalah jika kadar gula darah melewati 160 mg/dL. Sementara itu, hipoglikemia biasanya adalah kadar gula darah di bawah 70 mg/dL.

Efek Somogyi

Istilah untuk kondisi dimana kadar gula darah melonjak tinggi setelah turun ke titik yang sangat rendah. Kondisi ini biasanya terjadi ketika Diabestfriends sedang tidur.

Kalau Diabestfriend sering mengalami efek somogyi, kemungkinan dokter akan merekomendasikan untuk mengecek kadar gula darah di tengah malam.

Diabestfriends bisa mencegah efek somogyi dengan cara mengonsumsi camilan sehat sebelum tidur, atau menyesuaikan dosis insulin.

Pankreas

Pankreas adalah kelenjar yang ukurannya sebesar tangan ini terletak di bawah lambung. Sel-sel beta di pankreas memproduksi insulin, sementara sel-sel alfa-nya memproduksi glukagon.

Insulin

Hormon yang membantu sel-sel menggunakan gula darah. Kalau pankreas tidak memproduksi insulin yang cukup, maka digunakanlah insulin buatan. Jenis insulin berbeda-beda, tergantung dari kecepatan dan lama kerjanya.

Mungkin Diabestfriends membutuhkan lebih dari satu jenis insulin untuk mengontrol gula darah.

Insulin Basal

Fungsi insulin basal adalah untuk menjaga kadar gula darah stabil selama penderita tidak makan atau berpuasa. Dalam kondisi berpuasa atau tanpa makan, tubuh secara perlahan memproduksi glukosa ke darah, kemudian ke sel-sel sebagai energi.

Insulin basal biasanya digunakan satu kali atau dua kali sehari, tergantung jenis insulin. Karena insulin basal bekerja dalam waktu yang lama, maka jenis insulinnya harus yang jangka panjang atau intermediate.

Insulin Bolus

Jenis insulin yang digunakan penderita diabetes di waktu makan atau ketika penderita ingin menurunkan kadar gula darah. Insulin bolus harus bekerja dengan cepat, sehingga yang digunakan biasanya adalah insulin jangka pendek atau insulin dengan respon cepat.

Glukagon

Hormon yang diproduksi oleh pankreas. Hormon ini memiliki fungsi yang berlawanan dengan insulin, dan meningkatkan gula darah. Pada kondisi gawat darurat dimana kadar gula darah terlalu rendah, biasanya glukagon diberikan.

Resistensi Insulin

Ini adalah istilah yang digunakan untuk kondisi dimana sel-sel tubuh tidak menggunakan insulin secara tepat, meskipun jumlahnya cukup. Resistensi insulin umumnya tidak memiliki gejala, namun bisa menyebabkan prediabetes dan diabetes.

Menurut penelitian, resistensi insulin bisa disebabkan oleh obesitas, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi. Menurunkan berat badan bisa membantu mengatasi resistensi insulin.

Diabetes Ketoasidosis

Diabetes ketoasidosis adalah kondisi gawat darurat yang terjadi jika kadar gula darah Diabestfriends sangat tinggi, namun jumlah insulinnya terlalu sedikit. Sel menjadi sangat kekurangan gula. Akhirnya untuk mendapatkan energi, tubuh terpaksa memecah lemak, sehingga memproduksi keton.

Keton ini bersifat asam. Kalau kadar keton di dalam darah terlalu tinggi, maka bisa menyebabkan koma atau bahkan kematian.

Tes Gula Darah Puasa

Tes kadar gula darah yang dilakukan setelah pasien berpuasa selama 8 – 12 jam. Tes ini digunakan untuk mendiagnosis prediabetes dan diabetes. Penderita diabetes yang sudah terdiagnosis juga bisa direkomendasikan melakukan tes ini.

Tes Toleransi Glukosa Oral

Ini adalah tes lain yang digunakan dokter untuk mendiagnosis prediabetes dan diabetes. Sebelum melakukan tes ini, Diabestfriends tidak boleh mengonsumsi apapun sejak semalaman.

Untuk melakukan tes ini, dokter akan mengambil sample darah Diabestfriends. Kemudian, Diabestfriends akan diberikan minuman manis. Lalu, dokter akan mengambil sample darah lagi selama 2 – 3 jam setelahnya.

Dari hasil tes itu, dapat diketahui jika tubuh Diabestfriends menggunakan glukosa.

A1c

Tes ini, yang juga disebut hemoglobin A1c, HbA1c, atau tes glikohemoglobin, mengukur rata-rata kadar gula di dalam darah selama 2 – 3 bulan terakhir. Tes ini menunjukkan seberapa efektif pengelolaan diabetes oleh pasien. Hasil tes ini disediakan dalam bentuk presentase. Target HbA1c penderita diabetes adalah di bawah 7%.

Preprandial dan Postprandial

Keduanya adalah istilah medis ‘sebelum makan’ dan ‘setelah makan’. Istilah ini biasanya digunakan jika sedang membicarakan tes kadar gula darah.

Preprandial berarti kadar gula darah sebelum makan, sementara itu postprandial adalah kadar gula darah 1 – 2 jam setelah makan.

Indeks Glikemik

Tidak semua karbohidrat dalam makanan itu memiliki kadar yang sama. Indeks glikemik adalah sistem peringkat yang digunakan untuk membandingkan makanan berdasarkan seberapa cepat ia dapat meningkatkan kadar gula darah. Semain tinggi nilai indeks glikemik, semakin cepat ia membuat gula darah naik. (sbc-02/gsc)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: