Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Anda Kecanduan Gula, Yuk Kenali 8 Gejalanya
Search
Senin 23 September 2019
  • :
  • :

Anda Kecanduan Gula, Yuk Kenali 8 Gejalanya

Starberita – Jakarta, Anda tentu tahu apa jadinya jika Anda terlalu banyak mengonsumsi gula. Akan tetapi, banyak orang yang justru tidak bisa lepas dari gula yang berujung pada kecanduan. Mari kenali apa saja gejalanya ketika Anda mengalami kecanduan gula.

Kecanduan gula bukanlah sebuah lelucon. Otak dapat menyesuaikan diri untuk mendambakan gula, dan Anda bisa berakhir dengan gejala penarikan ketika Anda tidak mendapatkan cukup banyak makanan manis.

“Keinginan untuk terus-menerus mengonsumsi gula terkait dengan kombinasi antara rasa subjektif nyaman dan bahagia. Itu karena rasa manis dan kebutuhan energi dapat dengan cepat dan mudah terpenuhi dari kalori gula,” ujar dr. Jessica Florencia.

Efek positif ini membuat keinginan Anda untuk mengonsumsi makanan manis meningkat. Oleh karena itu, kata dr. Jessica, banyak orang akan sangat merasa kesulitan ketika harus mengurangi asupan gula.

Gejala Anda kecanduan gula

Perhatikan tanda-tanda bahwa Anda terlalu banyak mengonsumsi gula. Inilah cara untuk mengetahui apakah kebiasaan mengonsumsi gula Anda sebagai sebuah kecanduan:

1.   Anda menyembunyikan kebiasaan makan gula

Beberapa orang yang kecanduan gula mungkin menyadari bahwa mereka makan terlalu banyak. Namun, alih-alih menemukan cara untuk mengurangi, mereka malah menyembunyikannya. Membuat alasan atau membuat kesepakatan dengan diri sendiri tentang permen dan makanan penutup adalah tanda pasti kecanduan gula.

“Tidak ada yang menyembunyikan brokoli di lemari mereka. Jika Anda menyembunyikan permen atau diam-diam untuk memakannya, mungkin Anda memiliki kecanduan gula,” kata Dr. Ken Berry, penulis Lies My Doctor Told Me.

2.   Butuh lebih banyak gula untuk puaskan keinginan

Seperti halnya banyak perilaku atau zat yang membuat ketagihan, toleransi Anda terhadap permen dapat meningkat seiring waktu. “Tanda kecanduan gula lainnya adalah perlunya lebih banyak gula untuk memuaskan keinginan,” kata Erin Akey FNC, KNS, seorang ahli gizi dan koki.

“Pada awalnya, satu sendok es krim tidak masalah, tetapi ketika Anda menjadi semakin kecanduan, Anda perlu semakin banyak,” tegas Erin Akey.

3.   Anda makan gula bahkan saat Anda tidak lapar

Kenyang setelah makan besar, ​​tetapi Anda masih punya ruang untuk sepotong besar kue manis? “Tanda nomor satu yang Anda kecanduan adalah Anda beralih ke gula ketika Anda tidak lapar secara fisik,” kata Lisa Rachel Snyder, pelatih makan intuitif dan pendiri Metode Beautiful Badass.

4.   Anda menginginkan makanan asin

“Mengidamkan makanan asin adalah salah satu tanda bahwa tubuh Anda tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Ini umum terjadi diantara mereka yang kecanduan makanan manis, karena orang-orang ini sering kekurangan nutrisi utama,” kata Lisa Richards, ahli gizi dan pencipta Diet Candida.

Jika Anda makan terlalu banyak makanan asin, Anda mungkin mendambakan makanan manis atau karbohidrat sederhana. Kuncinya adalah keseimbangan, mengonsumsi makanan yang kaya akan mikronutrien dan makronutrien yang dibutuhkan tubuh Anda untuk berfungsi dan berkembang.

5.   Anda menggunakan gula untuk menenangkan

Jika Anda menginginkan sesuatu yang manis untuk menenangkan diri Anda setelah pengalaman yang buruk, itu juga menjadi gejala Anda kecanduan gula.

“Gejala psikologis dari kecanduan gula adalah ketika Anda terus-menerus beralih ke gula sebagai sarana untuk mengatasi stres di kehidupan, kebosanan, atau masalah psikologis lainnya, seperti depresi atau kecemasan,” kata Lin Anderson, LMHC, MA, Ed.M dan Aaron Sternlicht, LMHC, CASAC, terapis spesialis kecanduan di Family Addiction Specialist.

Memanjakan diri dengan gula untuk mendapatkan kelegaan emosional seperti itu sangat tidak sehat. Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan, konsumsi makanan manis tidak meningkatkan mood Anda.

6.   Anda tahu konsekuensi potensial dan tetap makan gula

Ini adalah pertanda buruk. Selain itu, biasanya hal ini adalah gejala paling utama dari kecanduan gula. “Anda terus makan gula dan junk food secara kompulsif, meskipun Anda menyadari konsekuensi negatifnya,” Dan DeFigio, penulis Beating Sugar Addiction For Dummies.

7.   Berbagai cara dilakukan untuk mengonsumsi gula

Jika Anda sampai melakukan perjalanan khusus pada larut malam untuk membeli satu liter es krim, ini adalah gejala jelas Anda sudah kecanduan gula. Selain itu, hal tersebut adalah tanda bahwa kebutuhan Anda akan gula sudah tidak terkendali.

8.   Anda memiliki perasaan bersalah tentang makan gula

Perasaan bersalah karena mengonsumsi makanan apa pun mungkin merupakan tanda gangguan makan. Jika Anda merasa malu dengan kebiasaan gula Anda, Anda mungkin perlu mendiskusikan hal ini dengan dokter atau terapis.

Jadi, batasi konsumsi gula Anda setiap hari agar tidak berujung pada kecanduan gula. Ingat ya, terlalu banyak mengonsumsi gula dapat meningkatkan beragam penyakit, seperti diabetes, kanker, dan obesitas. Namun, bila Anda mengalami gejala-gejala kecanduan gula diatas, lebih baik segera konsultasikan dengan dokter Anda. (sbc-02/kdc)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: