Search
Senin 13 Juli 2020
  • :
  • :

Yuk, Cari Tahu Bedanya Tumor & Kanker

Starberita – Jakarta, Ketika mendengar kata tumor dan kanker rasanya menakutkan ya, Gengs? Apakah terkena tumor sudah pasti mengalami kanker? Yuk, kita cari tahu bedanya!

Semua benjolan yang tidak normal dalam istilah medis disebut sebagai tumor. Dalam bahasa Latin, tumor artinya pembengkakan. Berdasarkan pertumbuhannya, tumor dibagi menjadi 2, yaitu tumor jinak dan tumor ganas.

Tumor ganaslah yang dikenal dengan istilah kanker. Kanker merupakan pertumbuhan abnormal sel-sel yang bersifat ganas, merusak jaringan sekitar (invasif), menyebar, dan tumbuh dengan cepat.

Apa bedanya tumor jinak dengan tumor ganas (kanker)?

Tumor jinak adalah tumor yang pertumbuhannya cenderung lambat, tidak menyerang jaringan di sekitarnya, atau menyebar ke seluruh tubuh. Sementara itu, tumor ganas pertumbuhannya lebih cepat, dapat menyerang jaringan di sekitarnya, atau menyebar ke seluruh tubuh. Secara pemeriksaan fisik, tumor jinak cenderung berbatas tegas dengan bentuk tertentu, berbeda dengan tumor ganas yang memiliki bentuk tidak teratur dan batasnya tidak jelas.

Geng Sehat mungkin bertanya-tanya, mengapa tumor bisa tumbuh? Sampai saat ini, penyebab pasti tumor belum diketahui. Namun ada faktor-faktor risiko yang dapat memicu pertumbuhan tumor, antara lain faktor genetik, paparan bahan kimia, sinar ultraviolet yang berlebihan, radiasi, infeksi, hormon, serta pola hidup tidak sehat (kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebihan, kurang gizi, obesitas).

Apa saja contoh tumor yang sering ditemukan?

Jenis tumor jinak yang sering ditemukan antara lain:

  • Lipoma (tumbuh di sel-sel lemak tubuh).
  • Fibroma (sering tumbuh di daerah rahim).
  • Adenoma (tumor yang terbentuk di jaringan epitel seperti polip usus).
  • Mioma (tumor yang tumbuh di otot).
  • Papiloma (tumbuh di kulit, payudara, atau selaput lendir).

Tumor jinak umumnya berbentuk benjolan yang dapat diraba, jika letaknya dekat dengan kulit atau jaringan lunak. Sedangkan 5–10% tumor ganas (kanker) disebabkan oleh faktor genetik. Jenis kanker yang terjadi adalah karena warisan genetik, di antaranya kanker payudara, kanker paru, kanker pankreas, kanker usus, kanker prostat, dan kanker kulit.

Gejala yang umum dirasakan penderita kanker adalah penurunan berat badan yang drastis, demam berkepanjangan, selalu merasa lelah walaupun sudah beristirahat, terasa sangat nyeri pada bagian tubuh tertentu, atau perdarahan yang tidak lazim.

Apakah tumor pasti berbahaya hingga mematikan?

Anggapan bahwa tumor pasti berbahaya bahkan mematikan kurang tepat. Penting untuk mengetahui pasti secara dini apakah itu tumor jinak atau tumor ganas. Pada tumor jinak, dokter mungkin akan menyarankan untuk observasi saja, selama itu tidak menimbulkan gangguan pada tubuh. Sedangkan pada tumor ganas (kanker), penting untuk mengetahui sedini mungkin karena angka kesembuhan pada kanker stadium awal jauh lebih tinggi.

Bagaimana  cara mendeteksi dini tumor?

Langkah sederhana yang Geng Sehat dapat lakukan adalah waspada atau aware dengan setiap benjolan yang terjadi di bagian tubuh. Sebagai contoh, tindakan SADARI untuk mendeteksi adanya benjolan pada payudara.

Tahap selanjutnya, konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan fisik dan lanjutan jika diperlukan. Pemeriksaan sederhana seperti pap smear untuk mendeteksi kanker serviks dan mammografi juga dapat dilakukan oleh Geng Sehat dengan risiko kanker payudara.

Deteksi dini terbukti dapat mengurangi tingkat keparahan dan kematian penderita kanker. Lesi pra-kanker yang ditemukan pada saat skrining, jika ditangani secara tepat dapat mencegah timbulnya kanker stadium lanjut. Dan terakhir, tentu saja mencegah adalah lebih baik. Jagalah selalu pola hidup sehat dan hati kita. (sbc-02/gsc)

 




Tinggalkan Balasan

error: