Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Sudah Diet Keto Tapi Berat Badan Tak Turun Juga, Ini 7 Penyebabnya
Search
Rabu 24 Juli 2019
  • :
  • :

Sudah Diet Keto Tapi Berat Badan Tak Turun Juga, Ini 7 Penyebabnya

Starberita – Jakarta, Diet ketogenik, atau yang lebih umum disebut keto, merupakan satu dari beberapa jenis diet yang dipercaya ampuh untuk menurunkan berat badan dalam waktu singkat. Sayangnya, tidak semua orang sukses menerapkan diet ini. Bahkan tidak sedikit yang mengeluhkan susah menurunkan berat badan meski sudah mati-matian menjalani diet keto. Apa penyebabnya, ya?

Kenapa susah menurunkan berat badan saat diet keto?

Diet keto adalah metode diet yang menitikberatkan pada pola makan rendah karbohidrat dengan lemak tinggi. Ada berbagai manfaat diet keto, yang salah satunya terbukti dapat menyehatkan jantung sekaligus membantu mengontrol kadar gula darah.

Namun, Anda dituntut untuk benar-benar mematuhi aturan diet keto demi hasil yang optimal. Jika tidak, Anda akan susah menurunkan berat badan dan gagal dalam diet keto. Sekarang coba cek kembali, apakah pernah melakukan satu atau lebih hal berikut ini?

1. Terlalu banyak makan sumber karbohidrat

Alasan utama mengapa Anda susah menurunkan berat badan meski sudah rutin diet keto bisa jadi karena Anda kurang membatasi porsi makan sumber karbohidrat. Padahal, salah satu kunci utama diet ini terletak pada berkurangnya asupan karbohidrat.

Wajar saja bila kadang Anda masih merasa sulit untuk membatasi sumber karbohidrat sehingga kurang mengontrol porsi makan harian. Namun, jika dibiarkan terus-terusan justru bisa menyulitkan penurunan berat badan atau bahkan mengembalikan jarum timbangan ke angka semula.

2. Makan masih sembarangan

Tidak hanya berlaku untuk diet keto saja, diet jenis apa pun mengharuskan Anda untuk memerhatikan sumber makanan harian. Pastikan Anda memenuhi asupan makanan yang bergizi tinggi. Sebaiknya, jangan hanya mengandalkan makanan olahan saja meskipun itu diperbolehkan dalam diet keto.

Ambil contoh, makan manisan pencuci mulut, kornet, sosis, serta fast food lainnya. Semua makanan ini bisa menggagalkan upaya penurunan berat badan Anda karena mengandung cukup banyak kalori di dalamnya, padahal rendah vitamin dan mineral.

Jika ingin hasil yang optimal, coba konsumsi makanan utuh meliputi susu, telur, ikan, daging ayam, serta lemak sehat. Jangan lupa tambahkan beragam sayuran dalam piring makan Anda guna mencukupi kebutuhan nutrisi dan serat.

3. Punya masalah medis tertentu

Ada kalanya berat badan sulit turun saat diet keto bukan hanya disebabkan oleh salah memilih jenis makanan, bisa jadi karena Anda mengidap suatu penyakit.

PCOS (gangguan hormon pada wanita), depresi berat, hipotiroidisme (kekurangan hormon tiroid), sindrom Cushing (peningkatan kadar hormon kortisol), dan hiperinsulinemia (kadar insulin tinggi), adalah beberapa kondisi medis yang menyulitkan Anda dalam menurunkan berat badan meski sudah sebisa mungkin mematuhi aturan diet keto.

Solusinya antara lain dengan disiplin menjaga kesehatan, menjalankan gaya hidup sehat, dan melakukan pengobatan sesuai jenis penyakit. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter bila kondisi Anda tidak kunjung membaik.

4. Stres dan susah tidur

Sebuah penelitian dari Current Obesity Reports menemukan bahwa stres, terutama yang tergolong kronis, bisa berdampak buruk terhadap proses penurunan berat badan. Pasalnya, tubuh yang sedang dilanda stres akan memproduksi banyak hormon kortisol atau hormon stres, yang akan membuat tubuh menyimpan cukup banyak lemak.

Tidak hanya itu, orang yang mengalami stres juga sering susah tidur yang kemudian dikaitkan dengan penambahan berat badan. Di sisi lain, tidur yang kurang optimal dapat mengganggu kerja hormon yang mengatur rasa lapar, misalnya leptin dan ghrelin, akhirnya nafsu makan Anda cenderung meningkat.

5. Kurang olahraga

Diet bukan sekadar membatasi beberapa sumber makanan, Anda juga dianjurkan untuk menyeimbangkan dengan olahraga teratur. Selain mempercepat hilangnya lemak dalam tubuh, ada segudang manfaat baik dari olahraga yang bisa Anda dapatkan.

Misalnya melancarkan metabolisme tubuh, membakar kalori, hingga menurunkan risiko terserang penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, kegemukan, serta depresi.

6. Sering ngemil makanan tinggi kalori

Banyak orang yang berpendapat kalau ngemil digadang-gadang sebagai cara efektif untuk mencegah rasa lapar. Namun, hati-hati karena terlalu banyak makan makanan ringan dengan kalori tinggi — meliputi kacang, selai kacang, keju, dan lain sebagainya — bisa mengacaukan usaha Anda turun berat badan.

Meskipun Anda memakan camilan ini dalam jumlah sedang, tidak ada salahnya untuk memilih camilan rendah kalori terutama bila Anda termasuk orang yang bisa ngemil lebih dari sekali dalam sehari.

7. Menginginkan berat badan turun drastis

Lumrah bila Anda menginginkan berat badan turun dalam waktu cepat. Akan tetapi, ingat bahwa penurunan berat badan tidak selalu sama pada setiap orang.

Dengan kata lain, ada orang dengan kondisi tubuh yang menunjang turunnya berat badan singkat, atau ada yang harus berjuang keras dulu sebelum memperoleh berat badan impian.

Kuncinya, selalu konsisten untuk menaati aturan diet keto Anda. Perlahan tapi pasti, berat badan akan berangsur-angsur turun. (sbc-02/hel)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: