Search
Sabtu 20 April 2019
  • :
  • :

Beda dengan Osteoporosis, Osteoartritis Bisa Sebabkan Disabilitas

Starberita – Jakarta, Semakin bertambahnya usia seseorang, maka akan berbanding lurus dengan berbagai penyakit yang menyerang. Ya, salah satu penyakit yang paling meresahkan di usia lanjut adalah osteoartritis yang bisa menyebabkan disabilitas pada penderitanya.

Saking besarnya potensi akan penyakit ini, PBB memperkirakan bahwa pada 2050 akan ada 130 juta orang di seluruh dunia yang menderita osteoartritis dengan 40 juta diantaranya mengalami disabilitas. Lebih parahnya lagi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mencatat bahwa ada 1 dari tiga orang usia lanjut di Indonesia yang menderita osteoartritis setidaknya pada satu sendi.

Bagi masayarakat awam, osteoartritis kerap disamakan dengan osteoporosis yang kerap dialami oleh manusia lanjut usia. Namun, ternyata penyakit yang satu ini bukanlah pengeroposan tulang. Osteoartritis adalah kondisi penipisan tulang rawan pada sendi. Tulang rawan yang menipis akan menyebabkan tulang di dalam sendiri menjadi saling bersentuhan.

Alhasil gesekan tersebut menyebabkan nyeri, bengkak, kaku dan sulit bergerak. Beberapa masyarakat awam banyak menyebut osteoartritis ini dengan sebutan pengapuran. Sebagaimana diketahui, penyakit ini terjadi secara perlahan selama bertahun-tahun, semakin tipis tulang rawan maka nyeri akan semakin meningkat.

Kepala Divisi Hip, Knee, and Geriatric Trauma (HKGT) Ortopedic Center Siloam Hospital Kebon Jeruk, Dr. dr. Franky Hartono, Sp.OT(K), menegaskan pada tingkat awal pasien penderita osteoartritis bisa disembuhkan dengan terapi dengan tujuan untuk mengurangi rasa sakit. Namun, jika hal tersebut tak berhasil maka perlu dilakukan pelapisan sendi.

“Pada tingkat awal target diusahakan untuk terapi untuk mengurangi rasa sakit dan menjaga kondisi sendi agar tidak bertambah rusak. Tulang rawan yang semakin tipis dan rusak tidak dapat tumbuh kembali, maka dalam osteoartritis lebih lanjut akan diperlukan tindakan untuk memperbaiki lapisan sendi,” terang dr. Franky.

Dokter Franky menjelaskan osteoartritis bisa terjadi pada setiap sendi dalam tubuh manusia. Namun, bagian yang paling sering terkena penyakit ini adalah lutut. Oleh sebab itu, apabila orang lanjut usia mengalami sakit pada lututnya, ada baiknya segera diperiksakan ke dokter spesialis. Apabila positif mengalami osteoartritis, maka dokter akan melakukan tindakkan yang disebut artroskopi.

“Bantalan tulang (meniscus) adan lapisan tulang rawan pada lutut yang robek bisa diperbaiki dengan tindakan Artroskopi. Ini merupakan prosedur memasukkan lensa kecil ke dalam sendi lutut untuk melihat kondisi, memperbaiki, dan menjahit lapisan sendi yang sobek dan lecet. (sbc-02/okz)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: