Search
Sabtu 20 April 2019
  • :
  • :

Semua Bangunan di Medan Wajib Miliki IMB

Starberita – Medan, Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Ibnu Ubaydilla, mengatakan seluruh bangunan yang akan dikerjakan di Kota Medan harus memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Hal ini bertujuan untuk menata bangunan sesuai dengan rencana tata ruang kota.

“Jika ada warga yang mendirikan bangunan melanggar IMB, maka akan ada sanksi,” kata Ibnu Ubaydilla saat mensosialisasikan Perda Kota Medan Nomor 3 tahun 2015 tentang Retribusi IMB pada sosialisasi ke IX yang dilaksanakannya di Jalan Cengkeh, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (13/4/2019).

IMB, ungkap politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini, adalah perizinan yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada pemilik bangunan gedung, diantaranya untuk membangun baru, mengubah/memperbaiki/rehabilitasi/renovasi, memperluas dan mengurangi serta merawat bangunan, atau memugar dalam rangka melestarikan bangunan sesuai dengan persyaratan administratif dan persyaratan tekhnis yang berlaku.

Selain bertujuan untuk penataan bangunan sesuai dengan rencana tata ruang kota, sebut Ubay, IMB juga diberikan untuk menjaga keandalan bangunan yang memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan tekhnis sesuai dengan fungsi bangunan.

“Jadi, setiap orang pribadi atau badan yang mendirikan bangunan di daerah, haruslah memperoleh IMB untuk pembinaan penyelenggaraan bangunan dari Walikota. Selanjutnya penetapan keputusan IMB diterbitkan paling lama 14 hari kerja, terhitung sejak semua persyaratan dinyatakan lengkap dan benar,” ucapnya.

Salah satu syarat mengurus IMB, sambung Ubay, adanya surat tidak keberatan dari tetangga. “Surat itu harus ditandatangani oleh para tetangga. Kalau ada tetangga yang tidak tanda tangan, tapi bangunan berdiri, itu perlu dipertanyakan,” katanya.

Soal berdirinya bangunan tidak sesuai izin, tambah Ubay, ada sanksi yang menanti, diantaranya peringatan tertulis, pembatasan kegiatan pembangunan, penghentian sementara atau tetap pada pekerjaan pelaksanaan pembangunan, penutupan lokasi dan penyegelan, pembekuan IMB, pencabutan IMB hingga pembongkaran bangunan.

“Oleh sebab itu, perlunya sosialisasi Perda ini dilakukan agar masyarakat berpartisipasi dalam melaksanakan pembangunan. Segera beritahukan bila ada pelanggaran. Biar segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait,” tandasnya. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: