Search
Kamis 20 Juni 2019
  • :
  • :

27 Lurah di Medan Diberi Pemahaman Gunakan Dana Kelurahan

Starberita – Medan, Sebanyak 27 Lurah di wilayah Kecamatan Medan Deli, Medan Belawan, Medan Labuhan dan Medan Marelan, Kamis (11/4/2019) mengikuti sosialisasi terkait Pengawal, Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) oleh Kejaksaan Negeri Belawan.

Sosialisasi ini dilakukan, agar Lurah selaku Kuasa Penggunaan Anggaran (KPA) di wilayah hukum Kejari Belawan dapat memahami dalam mengelola dan menggunakan dana kelurahan sesuai aturan yang berlaku.

Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution, menilai sosialisasi ini sangat penting guna memberikan pengawalan dan pemahaman kepada para lurah yang menjadi KPA di wilayahnya masing-masing.

‘’Kami berharap melalui sosialisasi ini, seluruh lurah mendapat pencerahan dan pemahaman yang menyeluruh mengenai penggunaan dana kelurahan sehingga terhindar dari penyalahgunaan anggaran,’’ kata Wakil Walikota.

Dengan adanya dana kelurahan tersebut, jelas Wakil Walikota, lurah dapat menyikapi dinamika yang terjadi di tengah masyarakat dengan cepat. Sebab, lurah kini memiliki kuasa menggunakan dana kelurahan untuk kepentingan masyarakat. Dengan begitu segala permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat dapat diatasi.

‘’Sosialisasi yang digelar ini menjadi pembekalan bagi lurah dalam menjalankan amanah. Melalui dana kelurahan yang dimiliki serta pemahaman yang sudah mumpuni, diharapkan lurah dapat cepat dan sigap menyikapi segala dinamika yang terjadi di masyarakat demi kepentingan dan kenyamanan bersama,’’ harapnya.

Atas digelarnya sosialisasi TP4D tersebut, Wakil Walikota, mengucapkan terima kasih kepada Kejari Belawan. Apalagi narasumber yang dihadirkan sangat berkompeten sekaligus berkaitan dengan pengelolaan dan penggunaan dana kelurahan, khususnya di bidang infrastruktur wilayah.

‘’Pemko Medan megucapkan terima kasih sekaligus mengapresiasi sosialisasi TP4D yang digelar Kejari Belawan ini. Semoga, melalui sosialisasi ini para lurah dapat mengetahui tupoksinya demi terhindar dari penyalahgunaan anggaran yang berakibat pada pelanggaran hukum,’’ ungkapnya.

Sementara Kajari Belawan, Yusnani, mengatakan kegiatan ini digelar atas instruksi dari Kejaksaan Agung RI guna memberikan pendampingan serta pemahaman bagi seluruh aparatur perangkat daerah dalam menggunakan dana kelurahan.

Yusnani berharap, sosialisasi yang dilakukan ini dapat menghindarkan seluruh lurah yang masuk wilayah hukum Kejari Belawan dari jerat hukum.

‘’Semoga seluruh lurah dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Selain itu, kami juga selalu siap memberikan pelayanan dan pendampingan hukum jika dibutuhkan,’’ kata Yusnani. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: