Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Butuh Rp540 M/Tahun untuk Perawatan 3.200 Km Panjang Jalan di Kota Medan
Search
Selasa 15 Oktober 2019
  • :
  • :

Butuh Rp540 M/Tahun untuk Perawatan 3.200 Km Panjang Jalan di Kota Medan

Starberita – Medan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, Isa Ansyari, mengaku tetap membutuhkan dukungan anggota DPRD terkait percepatan perbaikan infrastruktur di Kota Medan. Sebab, anggaran perawatan badan jalan dan drainase punya keterbatasan, maka perlu skala prioritas.

Pernyataan itu disampaikan, Isa Ansyari, kepada rombongan Komisi IV DPRD Kota Medan saat melakukan kunjungan kerja ke Dinas PU Kota Medan, Senin (1/4/2019).

Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Komisi IV, Abdul Rani, Ilhamsyah (Golkar), Daniel Pinem (PDIP), Paul Mei Anton Simanjuntak (PDIP), Maruli Tua Tarigaan (NasDem), Sahat Simbolon (Gerindra), Ahmad Ari (PAN), Lily (Gerindra) dan Hendra DS (Hanura).

Isa mengakui, pihaknya akan melakukan upaya maksimal menjalankan program dan masukan. “Jadi, sangat dibutuhkan adanya komunikasi dengan anggota dewan untuk menjalankan skala prioritas,” katanya.

Isa menjelaskan, panjang jalan di Kota Medan mencapai 3.200 Km dengan 13 ribu ruas jalan. Diperhitungkan, 5 persen dari dari panjang jalan tersebut yakni sekitar 160 Km harus ada perawatan setiap tahunnya.

“Butuh biaya sekitar Rp540 miliar untuk perawatan setiap tahunnya. Butuh saran dewan agar perbaikan dengan skala prioritas memang benar,” urai Isa.

Sebelumnya, Ketua Komisi IV, Abdul Rani, menyarankan agar Dinas PU supaya serius memperbaiki jalan dan drainase si Kota Medan. Begitu juga dengan, Parlaungan Simangunsong, meminta Dinas PU supaya memprioritaskan perbaikan skala prioritas. Dinas PU Medan juga didorong memiliki kemampuan melobi anggaran dari pemerintah pusat.

“Kita harapkan tuntutan rakyat untuk perbaikan lewat aspirasi saat reses supaya didahulukan. Selanjutnya hasil musrenbang dan pokok pikiran,” ujar Parlaungan. (sbc-02)

 

 




Tinggalkan Balasan

error: