Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Suka Kembung Sehabis Makan? Bisa Jadi 5 Jenis Makanan Ini Penyebabnya!
Search
Selasa 22 Oktober 2019
  • :
  • :

Suka Kembung Sehabis Makan? Bisa Jadi 5 Jenis Makanan Ini Penyebabnya!

Starberita – Jakarta, Makan berlebihan, membawa efek yang tidak menyenangkan. Perut rasanya penuh, begah, kembung, bahkan terasa sakit. Perut kekenyangan ini biasa terjadi ketika Kamu terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat. Umumnya di jam makan siang atau malam.

Tetapi bisa jadi perut tetap terasa tidak nyaman dan kembung, meskipun Kamu tidak makan karbohidrat. Kira-kira apa penyebabnya?

Inilah Lima Makanan Penyebab Kembung

Ternyata beberapa makanan dan minuman tertentu bertanggungjawab pada munculnya rasa tidak nyaman di perut. Inilah lima di antaranya, makanan penyebab kembung:

1. Garam berlebihan

Hati-hati dengan makanan tinggi garam, pasalnya tidak selalu makanan yang kaya garam itu memiliki rasa asin, lho! Ketika Kamu makan makanan yang kaya sodium, kadang Kamu tidak menyadarinya. Garam akan menahan cairan di tubuh, sehingga menyebabkan kembung.

Menghindari garam meja saat makan di restoran tidak akan memecahkan masalah. Mengapa? Justru kandungan sodium atau natrium yang tinggi, tersembunyi di menu utama yang terbuat dari makanan olahan. Umumnya restoran bergaya diet khas Amerika menggunakan bahan makanan olahan, termasuk makanan ringan.

Untuk mengurangi risiko kembung, jangan terlalu sering mengonsumsi makanan jenis ini. Meskipun makanannya tidak terasa asin, namun penuh dengan natrium. Saat makan di restoran ayam goreng dan hamburger, lebih baik Kamu memilih sup, roti gulung, atau bagel.

2. Lemak

Makanan yang tinggi lemak kadang-kadang dapat menyebabkan kembung karena mereka lambat dicerna oleh lambung. Jadi, alih-alih menyantap makanan berlemak seperti ayam goreng, kentang goreng, hamburger, cobalah opsi sajian rendah lemak seperti ayam panggang, salad, dan kentang panggang.

3. Soda dan minuman berkarbonasi

Minum minuman berkarbonasi paling sering menyebabkan kembung. Hal ini karena udara pada minuman berkarbonasi ikut masuk ke lambung, menyebabkan udara terperangkap berlebihan di lambung. Udara seharusnya tidak masuk ke lambung. Ketika terlanjur masuk, maka dengan sendawa sekalipun tidak akan membantu.

4. Sirup jagung tinggi fruktosa

Sirup jagung yang mengandung fruktosa tinggi adalah sejenis pemanis yang banyak digunakan dalam soda dan beberapa minuman dengan rasa buah. Sirup ini juga cukup memberikan efek kejutan karena tidak selalu menyebabkan manis berlebihan.

Misalnya saat ditambahkan sebagai bahan tambahan di roti. Inilah sebabnya mengapa penting untuk membaca label makanan. Dalam jumlah besar, sirup jagung ini dapat menghasilkan gas, kembung, dan sakit perut. Ini karena tubuh tidak dapat menyerapnya dengan cukup cepat. 

5. Susu dan produk turunannya

Beberapa orang langsung merasakan perut mulas dan tidak nyaman setelah minum susu. Bisa jadi itu adalah salah satu gejala intoleransi laktosa, yaitu kondisi ketika tubuh tidak bisa memecah laktosa dengan baik sehingga muncul timbul gas belerbihan di lambung yang menyebabkan kembung dan nyeri.

Orang dengan intolerasi laktosa tidak hanya merasakan gejala setelah minum susu, namun juga produk turunannya seperti es krim atau keju.

Mengapa Karbohidrat Menyebabkan Kembung?

Dari lima jenis makanan penyebab kembung, kecuali lemak dan garam, hampir semuanya didominasi makanan yang mengandung karbohidrat atau gula. Karbohidrat memang salah satu makanan yang paling sering menyebabkan kembung.

Jika Kamu makan pasta saat makan malam dan kemudian kembung, apa sebabnya? Ternyata bukan sekadar masalah porsi yang terlalu banyak. Ketika berbicara mengenai karbohidrat, dan Kamu makan lebih banyak dari yang dibutuhkan untuk bahan bakar, tubuh menyimpan kelebihan karbohidrat (yang sudah dipecah menjadi gula) di otot sebagai glikogen. Tubuh kemudian memproses sisanya melalui hati dan menyimpannya sebagai lemak.

Glikogen memiliki sifat menarik air, sehingga sebagian besar makanan yang mengandung banyak karbohidrat menyebabkan tubuh akan menahan cairan. Itulah salah satu penyebab kembung.

Ukuran lambung manusia normal sekitar satu kepalan tangan. Meskipun lambung bisa meregang untuk mengakomodasi lebih banyak makanan, namun efek lanjutannya adalah rasa kembung dan penuh di lambung. Jadi makan secukupnya saja ya Gengs, dan kurangi porsi karbohidrat, gula, soda dan makanan lain pemicu kembung. (sbc-02/gsc)

 




Tinggalkan Balasan

error: