Search
Senin 3 Agustus 2020
  • :
  • :

Wartawan Minta Ketua KPU Sumut Dicopot

Starberita – Medan, Puluhan Insan Pers Kota Medan yang tergabung dalam Forum Wartawan Unit Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumut, Kamis (28/3/2019) menggelar aksi unjukrasa ke kantor KPUD Sumut di Jalan Perintis Kemerdekaan Medan.

Koordinator Aksi, Nelly Simamora, dalam orasinya menyampaikan tuntutan tentang tidak adanya transparansi masalah anggaran Dana Kampanye Iklan Media Pilpres dan Pileg 2019 oleh Ketua KPUD Sumut.

“Kami menilai KPU Sumut telah melakukan pengkotak-kotakan Wartawan Unit KPUD Sumut oleh Ketua KPUD Sumut Yulhasni,” teriak Nelly.

Nelly mengatakan, pagu anggaran Iklan Media sebesar Rp3,7 miliar, dipecah sendiri dengan alat bukti hasil rapat pleno Komisioner KPUD. Dari hasil rapat itu, iklan untuk media dipecah, masing-masing 3 media televisi, 3 media radio dan 5 media online. “Untuk 3 media televisi Rp2,7 miliar, 3 media radio sebesar Rp630 juta dan 5 Media Daring (Online) sebesar Rp154 juta,” kata Nelly.

Para jurnalis menyatakan kuat dugaan Ketua KPU Sumut, Yulhasni dan Komisioner Penmas, Safrialsyah melanggar Kepres Nomor 16 Tahun 2018.

“Kuat dugaan juga bahwa Ketua KPUD Sumut, Yulhasni dan Komisioner KPUD Sumut tidak memahami dan tidak mematuhi aturan dan Peraturan Hukum yang ada di NKRI ini,” teriak Nelly sambil meminta KPU Rl segera mencopot Ketua KPUD Sumut Yulhasni dan Komisioner, Safrialsyah.

Setelah menyampaikan orasinya, perwakilan KPU Sumut yang terdiri dari Komisioner Mulia Banurea, Sekretaris, Abdul Rajab Pasaribu serta Kabag Teknis, Humas dan Hukum, Maruli Pasaribu, menemui massa.

“Terimakasih kepada rekan-rekan media yang telah datang untuk menyampaikan aspirasinya ke KPUD Sumut. Dalam penyaluran Iklan Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD ), KPU Sumut hanya menjalankan regulasi yang telah ditentukan oleh KPU RI,” kata Mulia Banurea.

Dalam kesempatan itu pula dirinya juga menjelaskan tidak ada niat KPU Sumut untuk mengkotak-kotakkan wartawan dan hanyalah menjalankan tugas saja.

Sedangkan Sekretaris KPU Sumut, Abdul Rajab Pasaribu, mengaku kalau terkait anggaran iklan KPUD Sumut pihaknya hanya menerima dan menjalankan mandat dari hasil pleno komisioner dan Ketua KPUD Sumut.

“Saya menerima mandat dari ketua KPUD Sumut, bahwasannya iklan untuk media elektronik (radio dan televisi) sebesar Rp2.7 M, media cetak Rp630 juta dan media daring Rp.154 juta. Masalah tender atau pengunjukkan langsung, itu saya tidak tahu,” akunya singkat. (sbc-03)




Tinggalkan Balasan

error: