Search
Minggu 12 Juli 2020
  • :
  • :

Camel Dan Indra Minta Masyarakat Agar Tidak Golput

Starberita – Sergai, Untuk menarik perhatian etnis tionghoa di Kab. Serdangbedagai (Sergai), Caleg DPR RI Nomor Urut 7 Dapil Sumut 1 dari Partai Golkar, Camellia Panduwinata Lubis beserta Caleg DPRD Sumut, Indra Alamsyah melakukan sosialisasi di Desa Kota Pare, Kec. Pantai cermin, Kab. Sergai, Rabu (27/3/2019).

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh masyarakat Desa Kota Pare yang mayoritas merupakan etnis tionghoa. Dalam pidatonya, Camel mengajak agar masyarakat di Desa Kota Pare dapat menggunakan hak suaranya dan tidak Golput pada Pilpres dan Pileg 2019 nanti.

“Kami harap masyarakat di Desa Pare ini tidak Golput dan bisa menggunakan hak suaranya untuk mendukung program pemerintah. Sehingga Presiden kita saat ini, Bapak Jokowi bisa melanjutkan periodenya dan membangun Indonesia ini lebih baik lagi dalam 5 tahun kedepan,” sebut Camel didampingi Indra Alamsyah.

Lebih lanjut dijelaskannya, ada tiga fungsi DPR yang harus ia jalankan dengan sungguh-sungguh. Yakni fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan yang dijalankan dalam kerangka representasi rakyat.

“Tiga hal itu harus saya jalankan dengan maksimal untuk kepentingan rakyat. Makanya doakan saya bisa menjadi wakil rakyat di Pemilu 2019 mendatang. Dan saya akan berjuang untuk melakukan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya untuk Sumut ini,” jelasnya.

Menurut Camel, banyak yang perlu diperjuangkan di Sumut, terutama tentang perempuan, anak dan pendidikan. Dikatakannya, sebagai wanita dirinya merasa sedih karena kaum Hawa selama ini kerap dimarginalkan di segala sisi. Dirinya pun kecewa apabila wanita hanya difungsikan dalam urusan tempat tidur, kasur, dan dapur saja.

“Emansipasi wanita ini sepertinya belum maksimal. Untuk itu, saya mengajak seluruh wanita untuk bangkit dan berdiri tegak di segala bidang, tanpa harus mengenyampingkan kodrat yang telah digariskan Sang Maha Kuasa,” tuturnya.

Terjun ke dunia politik, ungkapnya, merupakan jalan terbaik untuk memberikan perubahan dalam masyarakat, terutama di daerah pilihannya yang tak lain kampung halamannya sendiri, yakni Sumut.

“Bagi saya, politik ini adalah ibadah. Makanya saya mau berbuat banyak untuk masyarakat, khususnya masyarakat di Sumut ini,” paparnya.

Camel menilai, partisipasi perempuan di sektor pertanian dan peternakan juga perlu dikembangkan dengan baik. Sebab menurutnya, peran kaum wanita dalam sektor pertanian dan peternakan juga sangat menentukan.

“Peran wanita tani bisa menjadi sangat sentral. Karena disitu akan ada nilai lebih yang bisa dihasilkan oleh para petani-petani kita,” tandas wanita kelahiran Medan tersebut. (sbc-05)




Tinggalkan Balasan

error: