Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/starberi/public_html/index.php:8) in /home/starberi/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/counter.php on line 246
Starberita.com | Cepat & Akurat – Makanan di Pasar Harus Halal & Higienis
Search
Jumat 6 Desember 2019
  • :
  • :

Makanan di Pasar Harus Halal & Higienis

Starberita – Medan, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPRD Kota Medan, T Bahrumsyah, mengingatkan para pelaku ekonomi untuk dapat memastikan produk makanan yang dipasarkan di pasaran benar-benar halal dan higienis. Sebab, saat ini sudah ada Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan yang mengaturnya.

“Jadi, para pelaku ekonomi sekarang ini tidak bisa main-main lagi. Mereka harus mengumumkan produk makanan yang dijualnya di pasaran tentang halal dan tidak halal serta higienis. Artinya, harus ada pemisahan antara halal dan tidak halal,” kata Bahrumsyah ketika mensosialisasikan Perda Kota Medan Nomor 10 tahun 2017 tentang Pengawasan serta Jaminan Produk Halal dan Higienis pada Sosialisasi ke IV di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (16/3/2019) malam.

Pada Bab VII Pasal 15 Perda dimaksud, kata Bahrumsyah, disebutkan setiap pelaku usaha wajib berproduksi halal dan higienis. Mencantumkan informasi dan label halal tidaknya produk dengan jelas dan terang serta memisahkan barang dagangan yang halal dengan yang tidak halal serta mencantumkan masa berlaku produknya.

Saat ini, kata Ketua Komisi B ini, banyak makanan beredar di pasaran mengandung zat-zat kimia, seperti formalin, boraks dan lain sebagainya.

Karenanya, sebut Bahrumsyah, DPRD bersama Pemko Medan mengeluarkan Perda No. 10 tahun 2017 ini sebagai payung hukum guna memberikan kenyamanan dan keamanan kepada masyarakat terhadap makanan yang dikonsumsi.

Sebab, sambung Bahrumsyah, dalam Bab II Pasal 3 disebutkan, pengawasan serta jaminan produk halal bertujuan memberikan kenyamanan, keamanan, perlindungam, keselamatan dan kepastian hukum ketersediaan produk halal dan higienis bagi masyarakat dam mengkomsumsi produk.

Bahrumsyah juga mendorong sekaligus meminta Pemko Medan membentuk Tim Terpadu serta melakukan pengawasan rutin secara maksimal. Pemko harus bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), sehingga masyarakat yang mengkomsumsi makana tersebut merasa aman dan nyaman

“Dalam Bab III pada Pasal 4 disebutkan, pengawasan serta jaminan produk halal dan higienis yang dilaksanakan Pemko Medan setiap saat secara terencana dan sistematis dengan membentuk Tim Terpadu, yang terdiri dari Pemko Medan, Balai POM, MUI, unsur masyarakat serta instansi/badan maupun lembaga lainnya, sehingga produk yang beredar di pasar tradisional dan perbelanjaan modern benar-benar halal dan higienis, sehingga masyarakat yang mengkonumsi merasa aman dan nyaman,” terangnya.

Disisi lain, Bahrumsyah, juga mendorong Pemko Medan untuk segera menerbitkan Peraturan Walikota (Perwal) terkait Perda No. 10 tahun 2017, agar pengawasan produk-produk makanan dan minuman terkait kehalalan dan kehigienisannya benar-benar maksimal.

Diketahui, Perda No. 10 tahun 2017 tentang Pengawasan serta Jaminan Produk Halal dan Higienis terdiri dari XII Bab dan 21 Pasal. (sbc-02)

 




Tinggalkan Balasan

error: